2206311024, Kiki Listia Akansha (2026) Optimasi Formulasi Tinta Sablon Kertas Ramah Lingkungan Berbasis Ekstrak Kunyit (Curcuma Longa L.) dengan Metode Ultrasound-Assisted Extraction (UAE). D4 thesis, Politeknik Negeri Jakarta.
Halaman Identitas Skripsi.pdf
Download (1MB)
Bab 2-4 Isi Skripsi.pdf
Restricted to Hanya Civitas Akademika PNJ
Download (1MB) | Request a copy
Manuskrip Artikel Ilmiah (Jurnal).pdf
Restricted to Hanya Staff Repositori
Download (441kB) | Request a copy
Abstrak
Tinta cetak saring berbasis sintetis umumnya mengandung bahan kimia yang berpotensi mencemari lingkungan sehingga diperlukan alternatif tinta yang lebih ramah lingkungan. Salah satu bahan alami yang berpotensi digunakan sebagai pigmen adalah kunyit (Curcuma longa L.) karena mengandung kurkumin yang menghasilkan warna kuning. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi rasio ekstrak kunyit hasil Ultrasound-Assisted Extraction (UAE) dan konsentrasi gum arabic terhadap karakteristik serta ketahanan warna tinta cetak saring organik, sekaligus menentukan formulasi optimum yang mendekati kualitas tinta komersial. Penelitian dilakukan dengan mengoptimasi formulasi tinta melalui variasi rasio ekstrak kunyit, yaitu 1:4, 1:6, dan 1:8 (w/v), serta konsentrasi gum arabic sebesar 0%; 2,5%; 5%; 7,5%; dan 10%. Parameter yang diuji meliputi pH, solid content, volatile content, nilai density, dan perubahan warna (ΔE) setelah pengujian lightfastness. Data dianalisis secara deskriptif, dilanjutkan dengan uji Two-Way ANOVA, uji Tukey HSD, dan optimasi respon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi rasio ekstrak kunyit dan konsentrasi gum arabic berpengaruh signifikan terhadap karakteristik tinta organik. Formulasi optimum diperoleh pada rasio ekstraksi 1:4 (w/v) dan konsentrasi gum arabic 10% dengan nilai solid content sebesar 14,96%, volatile content sebesar 85,04%, pH sebesar 4,24, density sebesar 0,825, nilai ΔE sebesar 10,248, dan density loss sebesar 0,251%. Dengan demikian, penelitian ini menghasilkan formulasi optimum tinta sablon kertas ramah lingkungan berbasis ekstrak kunyit (Curcuma longa L.) dengan metode Ultrasound-Assisted Extraction (UAE) pada rasio ekstraksi 1:4 (w/v) dan konsentrasi gum arabic 10%.

