MENJAGA KESTABILAN DAYA KWH MOTOR PADA 59A-BE2 DENGAN PENAMBAHAN DUCTING HISAPAN PADA 59A-AS6 MESKIPUN SUDUT ELBOW DUCTING TIDAK STANDAR DEMI MENINGKATNYA PRODUKTIVITAS

2202315004, David Khaliq (2025) MENJAGA KESTABILAN DAYA KWH MOTOR PADA 59A-BE2 DENGAN PENAMBAHAN DUCTING HISAPAN PADA 59A-AS6 MESKIPUN SUDUT ELBOW DUCTING TIDAK STANDAR DEMI MENINGKATNYA PRODUKTIVITAS. D3 thesis, Politeknik Negeri Jakarta.

[thumbnail of BAB 2 Tinjauan Pustaka] Text (BAB 2 Tinjauan Pustaka)
BAB 2-4.pdf
Restricted to Hanya Civitas Akademika PNJ

Download (1MB)
[thumbnail of BAB 1-5] Text (BAB 1-5)
BAB 1-5.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of SEMNAS] Text (SEMNAS)
Semnas.pdf
Restricted to Hanya Staff Repositori

Download (714kB)

Abstrak

Finish mill merupakan tahapan akhir dalam proses produksi semen yang berperan penting dalam menghasilkan produk dengan tingkat kehalusan sesuai standar. Kelancaran distribusi material dari Finish mill ke silo sangat dipengaruhi oleh kinerja air slide dan bucket elevator. Dalam studi ini, ditemukan permasalahan meningkatnya konsumsi daya pada motor bucket elevator 59A-BE2 saat mengangkut semen SprintPro menuju silo 9. Permasalahan ini diketahui berasal dari lemahnya daya hisap pada air slide 59A-AS6, yang menghambat aliran material. Akibat hambatan tersebut, sistem secara otomatis mengalihkan material ke silo cadangan (silo 2), yang seharusnya digunakan untuk semen tipe lain, sehingga terjadi pencampuran produk dan kerugian ekonomi. Sebagai langkah perbaikan, dilakukan pemasangan tambahan ducting hisap pada air slide 59A-AS6 untuk meningkatkan kelancaran aliran material. Walaupun radius belokan ducting tidak ideal (75,8°) karena keterbatasan ruang akibat keberadaan plafon permanen, sistem tetap dapat dimodifikasi agar sesuai dengan kondisi lapangan tanpa mengganggu operasional. Evaluasi dilakukan untuk menilai efektivitas perbaikan ini, yang mencakup tiga aspek utama: perbandingan volume produksi material yang berhasil dikirim ke silo sebelum dan sesudah pemasangan ducting, analisis dampak pemasangan ducting yang tidak sesuai standar, serta pengukuran penurunan konsumsi energi listrik (kWh) pada bucket elevator 59A-BE2 pasca modifikasi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pemasangan ducting hisapan tambahan pada 59A-AS6 berhasil menurunkan konsumsi daya 59A-BE2 secara signifikan, dari kondisi fluktuatif menjadi lebih stabil di bawah 80 kW. Meskipun sudut pemasangan sebesar 75,8° tidak sesuai standar, sistem tetap bekerja optimal berkat pelaksanaan teknis yang tepat dan pemahaman kondisi lapangan. Aliran material ke silo 9 menjadi lebih lancar dan konsisten, mencegah pencampuran produk dan mendukung kualitas serta pencapaian target produksi.
Kata Kunci: Ducting, Konsumsi Daya Listrik, Tekanan Hisapan, Efisiensi Produksi

Tipe Dokumen: Thesis / Skripsi / Tugas Akhir (D3)
Subjek: 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 670 Manufaktur, pabrik-pabrik > 670 Manufaktur, pabrik-pabrik
600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 680 Manufaktur untuk penggunaan khusus > 680 Produksi untuk keperluan khusus
Bidang, Unit, atau Jurusan Yang Ditujukan: Teknik Mesin > Teknik Mesin D3
User ID Pengunggah: david khaliq
Date Deposited: 28 Aug 2025 08:21
Last Modified: 28 Aug 2025 08:21
URI: https://repository.pnj.ac.id/id/eprint/31399

Actions (login required)

View Item
View Item