Analisis Kerusakan Belt Conveyor Menggunakan Metode Root Cause Analysis di PLTU Indramayu

2202421003, Abiyyu Naufal Zamiir (2026) Analisis Kerusakan Belt Conveyor Menggunakan Metode Root Cause Analysis di PLTU Indramayu. Lainnya thesis, Politeknik Negeri Jakarta.

[thumbnail of Judul, Pendahuluan dan Penutup] Text (Judul, Pendahuluan dan Penutup)
BAB I & BAB V_Analisis Kerusakan Belt Conveyor Menggunakan Metode Root Cause Analysis di PLTU Indramayu.pdf

Download (3MB)
[thumbnail of Isi Bab 2 sd Bab 4] Text (Isi Bab 2 sd Bab 4)
BAB II & BAB IV_Analisis Kerusakan Belt Conveyor Menggunakan Metode Root Cause Analysis di PLTU Indramayu.pdf
Restricted to Hanya Civitas Akademika PNJ until 3 August 2031.

Download (1MB)
[thumbnail of Manuskrip] Text (Manuskrip)
Manuskrip_Analisis Kerusakan Belt Conveyor di PT XYZ Menggunakan Metode Root Cause Analysis.pdf
Restricted to Hanya Staff Repositori

Download (683kB)

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kerusakan belt conveyor di PLTU Indramayu melalui pendataan jenis kerusakan, identifikasi akar penyebab, penilaian tingkat risiko, dan penyusunan problem solving. Metodologi yang digunakan meliputi metode Root Cause Analysis (RCA) dengan tools 5 Why untuk mengidentifikasi akar penyebab kerusakan, Diagram Pareto untuk menentukan kerusakan dominan, dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) untuk menilai tingkat risiko berdasarkan nilai Risk Priority Number (RPN). Dari 172 Work Order kerusakan yang terkumpul, Diagram Pareto mengidentifikasi tiga kerusakan dominan yaitu rubber skirt aus/sobek (29,4%), kerusakan belt sobek/berlubang (29,4%), dan kerusakan idler/bearing (19,6%) yang secara kumulatif mencapai 78,4% dari total kerusakan. Analisis RCA menemukan akar penyebab utama berupa belum adanya SOP inspeksi belt sway yang terstandarisasi dan jadwal pelumasan idler yang tidak konsisten. Hasil FMEA menunjukkan rubber skirt aus/sobek memperoleh RPN tertinggi sebesar 140 sebagai prioritas pertama, diikuti kerusakan idler/bearing dengan RPN 125, dan kerusakan belt sobek/berlubang dengan RPN 105. Problem solving disusun dalam tiga jangka waktu meliputi penyusunan SOP inspeksi belt sway, pemasangan self-aligning idler, dan pemasangan sistem monitoring real-time guna meningkatkan keandalan operasional belt conveyor di PLTU Indramayu.

Tipe Dokumen: Thesis / Skripsi / Tugas Akhir (Lainnya)
Subjek: 500 – Ilmu Pengetahuan > 510 Matematika > 515 Analisis
600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 620 Ilmu teknik dan ilmu yang berkaitan > 620 Ilmu teknik dan ilmu yang berkaitan
Bidang, Unit, atau Jurusan Yang Ditujukan: Teknik Mesin > Pembangkit Tenaga Listrik D4
User ID Pengunggah: Abiyyu Naufal Zamiir
Date Deposited: 04 Aug 2026 08:32
Last Modified: 04 Aug 2026 08:32
URI: https://repository.pnj.ac.id/id/eprint/43056

Actions (login required)

View Item
View Item