2201421080, Muhammad Rivky Syaputra (2026) ANALISIS PENJADWALAN MENGGUNAKAN CPM DAN CCPM BERBASIS BUFFER. D4 thesis, Politeknik Negeri Jakarta.
Bab I dan Bab V _ Muhammad Rivky Syaputra.pdf
Download (1MB)
Bab II dan Bab IV, Lampiran _ Muhammad Rivky Syaputra.pdf
Download (3MB)
Abstrak
Manajemen waktu yang lemah sering menjadi penyebab utama keterlambatan proyek konstruksi, sehingga penelitian ini menganalisis efektivitas dan stabilitas penjadwalan menggunakan metode Critical Path Method (CPM) dan Critical Chain Project Management (CCPM) berbasis buffer pada Proyek Pembangunan Gedung Parkir dan Farmasi Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan, dengan batasan pada pekerjaan struktur kolom lantai 1 hingga lantai 6 menggunakan indikator Schedule Performance Index (SPI) dan Buffer Protection Index (BPI). Hasil analisis menunjukkan bahwa CPM menghasilkan durasi 66 hari dengan 26 kegiatan jalur kritis, sedangkan CCPM dengan pemotongan durasi 20% menghasilkan durasi 60 hari disertai Project Buffer 3 hari dan Feeding Buffer 3 hari, sehingga mampu mempersingkat jadwal sebesar 6 hari (9,1%). Nilai SPI sebesar 1,27 mengonfirmasi proyek berjalan lebih cepat dari rencana, sementara nilai BPI sebesar 0 menunjukkan buffer belum terpakai dan jadwal berada pada zona aman, sehingga dapat disimpulkan bahwa metode CCPM terbukti lebih efektif dan lebih stabil dibandingkan CPM dalam pengendalian waktu proyek konstruksi gedung karena mampu mengeliminasi student syndrome dan Parkinson's Law melalui pengelolaan buffer terpusat yang menyerap ketidakpastian durasi tanpa langsung berdampak pada mundurnya penyelesaian proyek.
| Tipe Dokumen: | Thesis / Skripsi / Tugas Akhir (D4) |
|---|---|
| Subjek: | 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 620 Ilmu teknik dan ilmu yang berkaitan > 624 Teknik sipil |
| Bidang, Unit, atau Jurusan Yang Ditujukan: | Teknik Sipil > Konstruksi Gedung D4 |
| User ID Pengunggah: | Muhammad Rivky Syaputra |
| Date Deposited: | 21 Aug 2026 07:17 |
| Last Modified: | 21 Aug 2026 07:17 |
| URI: | https://repository.pnj.ac.id/id/eprint/42776 |

