ANALISIS PENGARUH LEVEL AIR DAN DAYA PELTIER TERHADAP KINERJA PENDINGINAN PADA PROTOTYPE WATER COOLING SYSTEM

2303311046, Tegar Dwi Priatno (2026) ANALISIS PENGARUH LEVEL AIR DAN DAYA PELTIER TERHADAP KINERJA PENDINGINAN PADA PROTOTYPE WATER COOLING SYSTEM. Lainnya thesis, Politeknik Negeri Jakarta.

[thumbnail of Judul, Pendahuluan dan Penutup] Text (Judul, Pendahuluan dan Penutup)
JudulPendahuluanDanPenutup.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Isi Bab 2 sd Bab 4] Text (Isi Bab 2 sd Bab 4)
IsiBab2sdBab4.pdf
Restricted to Hanya Civitas Akademika PNJ

Download (2MB)

Abstrak

Water Cooling System merupakan salah satu metode pendinginan yang digunakan untuk menjaga suhu peralatan industri agar tetap berada pada kondisi kerja yang optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi level air terhadap laju pendinginan serta pengaruh variasi daya Peltier melalui penambahan jumlah elemen Peltier terhadap kinerja pendinginan berdasarkan nilai Coefficient of Performance (COP) pada prototype Water Cooling System berbasis Programmable Logic Controller (PLC). Metode penelitian dilakukan dengan merancang prototype yang dilengkapi sistem Water Level Control (WLC) berbasis PLC Glofa G7M-DR40U, sensor level air, flow switch, Temperature Controller STC-1000, dan elemen Peltier TEC1-12706 sebagai media pendingin. Pengujian dilakukan pada tiga variasi level air, yaitu level 1 (±2 liter), level 2 (±5 liter), dan level 3 (±10 liter), serta tiga variasi jumlah elemen Peltier, yaitu satu, dua, dan tiga modul. Parameter yang dianalisis meliputi laju pendinginan, daya listrik masukan (Pin), laju perpindahan kalor (Qair), dan nilai COP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa level 2 (±5 liter) menghasilkan laju pendinginan terbaik sebesar 0,040 °C/menit. Pada pengujian variasi jumlah elemen Peltier, penggunaan tiga modul menghasilkan performa pendinginan terbaik dengan nilai Qair sebesar 13,95 W dan COP sebesar 0,1623. Pengujian juga menunjukkan adanya keterbatasan power supply yang ditandai dengan penurunan tegangan dan pembatasan arus (current limiting) saat menggunakan dua dan tiga elemen Peltier sehingga sistem belum bekerja pada kondisi nominal. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa variasi level air dan jumlah daya elemen Peltier berpengaruh terhadap kinerja pendinginan Water Cooling System, dengan konfigurasi terbaik diperoleh pada level 2 (±5 liter) dan tiga elemen Peltier.

Tipe Dokumen: Thesis / Skripsi / Tugas Akhir (Lainnya)
Subjek: 500 – Ilmu Pengetahuan > 530 Fisika > 537 Listrik dan elektronik
600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 600 Teknologi (ilmu terapan) > 600 Teknologi
600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 620 Ilmu teknik dan ilmu yang berkaitan > 620 Ilmu teknik dan ilmu yang berkaitan
Bidang, Unit, atau Jurusan Yang Ditujukan: Teknik Elektro > Teknik Listrik D3
User ID Pengunggah: Amd TEGAR DWI PRIATNO
Date Deposited: 31 Jul 2026 07:06
Last Modified: 31 Jul 2026 07:06
URI: https://repository.pnj.ac.id/id/eprint/42577

Actions (login required)

View Item
View Item