2204421061, Neila (2026) PENGARUH ARTIFICIAL INTELLIGENCE RELIANCE TERHADAP RATIONAL INVESTMENT DECISION PROCESS DENGAN RISK PERCEPTION SEBAGAI VARIABEL MODERASI PADA INVESTOR GENERASI Z DI INDONESIA. Lainnya thesis, Politeknik Negeri Jakarta.
Neila_BKT_Skripsi (Watermarked) Bab 1, 5, Lampiran (1) (1).pdf
Download (1MB)
Neila_BKT_Skripsi (Watermarked) Bab 2-4.pdf
Restricted to Hanya Civitas Akademika PNJ
Download (2MB)
Neila_BKT_ArtikelSNAM.pdf
Restricted to Hanya Staff Repositori
Download (412kB)
Abstrak
Data KSEI (2026) menunjukkan bahwa jumlah investor individu di Indonesia terus meningkat, dengan mayoritas pemegang Single Investor Identification (SID) berasal dari kalangan investor muda, khususnya Generasi Z. Peningkatan ini diiringi oleh adopsi teknologi Artificial Intelligence (AI) yang semakin tinggi dalam aktivitas analisis investasi, meskipun dampak ketergantungan kognitif terhadap AI pada kualitas proses pengambilan keputusan investasi masih belum banyak dikaji secara empiris pada konteks investor Generasi Z di Indonesia. Berdasarkan kesenjangan tersebut, penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh AI Reliance terhadap Rational Investment Decision Process dengan Risk Perception sebagai variabel moderasi pada investor Generasi Z di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui teknik purposive sampling kepada investor Generasi Z yang aktif berinvestasi dan menggunakan AI sebagai alat bantu analisis, dengan data dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui SmartPLS. Hasil menunjukkan bahwa AI Reliance berpengaruh positif dan signifikan terhadap Rational Investment Decision Process, serta Risk Perception memoderasi hubungan tersebut secara positif dan signifikan, yang berarti semakin tinggi Risk Perception investor, semakin kuat pengaruh positif AI Reliance terhadap kualitas Rational Investment Decision Process-nya. Karakteristik responden menunjukkan investor Generasi Z yang cukup berpengalaman dengan frekuensi transaksi rendah sehingga tidak menunjukkan pola overtrading, menempatkan AI sebagai alat bantu pelengkap dan bukan pengganti evaluasi mandiri, serta memiliki Risk Perception yang cukup tinggi akibat pengalaman kerugian investasi yang mendorong sikap kehati-hatian dalam memanfaatkan rekomendasi AI.
| Tipe Dokumen: | Thesis / Skripsi / Tugas Akhir (Lainnya) |
|---|---|
| Subjek: | 300 – Ilmu Sosial > 330 Ekonomi > 330 Ekonomi 300 – Ilmu Sosial > 330 Ekonomi > 332 Ekonomi keuangan 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 650 Manajemen dan hubungan masyarakat > 657 Akuntansi |
| Bidang, Unit, atau Jurusan Yang Ditujukan: | Akuntansi > Keuangan dan Perbankan D4 |
| User ID Pengunggah: | Neila Neila |
| Date Deposited: | 03 Aug 2026 08:09 |
| Last Modified: | 03 Aug 2026 08:09 |
| URI: | https://repository.pnj.ac.id/id/eprint/42471 |

