2301321009, Dimas Wahyu Hidayat (2026) DAMPAK MODIFIKASI CAMBER STEEL BOX GIRDER TERHADAP DESAIN GEOMETRIK DAN PERKERASAN JALAN TOL LAYANG. D3 thesis, Politeknik Negeri Jakarta.
Judul, Bab 1 & Bab 5, Daftar Pustaka Fix.pdf - Updated Version
Download (1MB)
Abstrak, Bab 2-Bab 4, Lampiran Fix.pdf
Restricted to Hanya Civitas Akademika PNJ
Download (4MB)
Abstrak
Modifikasi camber steel box girder pada jalan tol layang dapat menyebabkan perubahan
elevasi struktur yang berpotensi memengaruhi desain geometrik jalan dan struktur perkerasan.
Penelitian ini dilakukan pada segmen Ramp Off Ancol (RAF) Proyek Pembangunan Jalan Tol
Ancol Timur – Pluit (Elevated) Harbour Road II dengan tujuan menganalisis pengaruh
modifikasi camber steel box girder terhadap alinemen jalan serta mengevaluasi kembali
struktur perkerasan kaku berdasarkan ketentuan Pedoman Desain Geometrik Jalan (PDGJ)
2021 dan Manual Desain Perkerasan Jalan (MDPJ) 2024. Analisis geometrik dilakukan
menggunakan perangkat lunak Autodesk Civil 3D dengan membandingkan kondisi sebelum
dan sesudah modifikasi camber steel box girder. Analisis perkerasan kaku dilakukan
menggunakan data Lalu Lintas Harian Rata-rata (LHR) Tahun 2025 dengan umur rencana
hingga Tahun 2060. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modifikasi camber steel box girder
tidak memberikan pengaruh terhadap alinemen horizontal, namun memengaruhi alinemen
vertikal sehingga diperlukan penambahan lengkung vertikal cembung pada STA 0+797,98
dengan panjang lengkung vertikal sebesar 2,960 m. Pada analisis perkerasan kaku, pelat beton
dengan ketebalan 300 mm menghasilkan kerusakan akibat retak lelah (fatigue) sebesar 0,00%
dan kerusakan akibat erosi sebesar 11,55%, dimana tidak berbeda jauh dibandingkan hasil
perhitungan berdasarkan data proyek menggunakan LHR Tahun 2020 dengan kerusakan
akibat retak lelah (fatigue) sebesar 0,00% dan erosi sebesar 12,13%. Selain itu, diperoleh
ketebalan pelat beton minimum sebesar 270 mm dengan total kerusakan akibat retak lelah
(fatigue) dan erosi sebesar 96,84%, sehingga masih memenuhi persyaratan desain sesuai
MDPJ 2024. Dengan demikian, modifikasi camber steel box girder hanya berpengaruh
terhadap alinemen vertikal dan ketebalan pelat beton 270 mm dapat dijadikan alternatif desain
yang lebih efisien tanpa mengurangi kinerja maupun umur layan perkerasan.
| Tipe Dokumen: | Thesis / Skripsi / Tugas Akhir (D3) |
|---|---|
| Subjek: | 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 620 Ilmu teknik dan ilmu yang berkaitan > 624 Teknik sipil |
| Bidang, Unit, atau Jurusan Yang Ditujukan: | Teknik Sipil > Konstruksi Sipil D3 |
| User ID Pengunggah: | Dimas Wahyu Hidayat |
| Date Deposited: | 30 Jul 2026 09:17 |
| Last Modified: | 30 Jul 2026 09:17 |
| URI: | https://repository.pnj.ac.id/id/eprint/42303 |

