ANALISIS KINERJA KELISTRIKAN PEMBANGKIT LISTRIK PICO HYDRO PADDLE WHEEL TURBINE PADA SISTEM HYBRID

2303311024, Nurul Yuliana Pramudita (2026) ANALISIS KINERJA KELISTRIKAN PEMBANGKIT LISTRIK PICO HYDRO PADDLE WHEEL TURBINE PADA SISTEM HYBRID. D3 thesis, Politeknik Negeri Jakarta.

[thumbnail of Judul, Pendahuluan, dan Penutup] Text (Judul, Pendahuluan, dan Penutup)
Judul, Pendahuluan, dan Penutup.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of ISI (Bab 2 dan Bab 4)] Text (ISI (Bab 2 dan Bab 4))
ISI (Bab 2 dan Bab 4).pdf
Restricted to Hanya Civitas Akademika PNJ

Download (2MB)

Abstrak

Pertumbuhan konsumsi energi listrik yang terus meningkat mendorong pengembangan sistem pembangkit energi terbarukan berskala kecil sebagai solusi alternatif, khususnya di daerah terpencil yang belum terjangkau jaringan listrik PLN. Penelitian ini menganalisis kinerja kelistrikan Pembangkit Listrik Tenaga Pico Hydro (PLTPH) berbasis turbin paddle wheel yang diintegrasikan dengan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terapung dalam konfigurasi sistem hybrid off-grid di aliran Sungai Ciliwung. Pengujian dilakukan dalam tiga skenario kondisi operasi, yaitu tanpa beban, beban resistif (solder listrik, 80 W), dan beban induktif (kipas angin, 22 W), pada rentang waktu pukul 10.00–14.00 WIB dengan interval 15 menit. Parameter yang diukur meliputi kecepatan putaran generator (rpm), debit aliran air, tegangan DC, arus DC, tegangan AC, arus AC, dan daya output. Hasil pengujian menunjukkan bahwa putaran generator berkisar antara 295–385 rpm menghasilkan tegangan DC 12,30–12,65 V pada kondisi tanpa beban. Pada beban resistif, daya tersalurkan mencapai 70,6–75 W dengan tegangan AC 212,3–215 V. Pada beban induktif, daya output berkisar 21,9–23 W dengan tegangan AC 227,7–229 V yang lebih stabil. Inverter berhasil mempertahankan kualitas tegangan AC dalam rentang toleransi yang layak pada seluruh kondisi pengujian. Pengujian sistem hybrid menunjukkan tegangan DC terjaga pada 13,26–14,32 V dengan daya beban konsisten di rentang 81,5–82,1 W, membuktikan sinergi yang baik antara kedua sumber pembangkit. Sistem hybrid PLTS terapung–PLTPH turbin paddle wheel terbukti mampu beroperasi secara off-grid dan saling melengkapi sebagai solusi penyediaan listrik berkelanjutan di daerah terpencil yang memiliki aliran sungai.
Kata Kunci: pico hydro, turbin paddle wheel, sistem hybrid, PLTS terapung, kinerja kelistrikan, off-grid.

Tipe Dokumen: Thesis / Skripsi / Tugas Akhir (D3)
Subjek: 000 - Komputer, Informasi dan Referensi Umum > 000 Ilmu komputer, ilmu pengetahuan dan sistem-sistem > 000 Ilmu komputer, informasi dan pekerjaan umum
500 – Ilmu Pengetahuan > 530 Fisika > 537 Listrik dan elektronik
Bidang, Unit, atau Jurusan Yang Ditujukan: Teknik Elektro > Teknik Listrik D3
User ID Pengunggah: D3 Nurul Pramudita
Date Deposited: 30 Jul 2026 06:40
Last Modified: 30 Jul 2026 06:40
URI: https://repository.pnj.ac.id/id/eprint/42206

Actions (login required)

View Item
View Item