2202411041, Intan Putri Utami Siti Mariam (2026) ANALISIS PENYEBAB KERUSAKAN PEGAS BOFFER PADA SISTEM PENYAMBUNG ANTAR GERBONG KERETA API MELALUI PENDEKATAN FAILURE ANALYSIS DAN FINITE ELEMENT ANALYSIS (FEA). D4 thesis, Politeknik Negeri Jakarta.
Bab I dan V.pdf
Download (3MB)
Bab II, III, dan IV.pdf
Restricted to Hanya Civitas Akademika PNJ
Download (2MB)
SemNas 2026_Intan Putri Utami.pdf
Restricted to Hanya Staff Repositori
Download (513kB)
Abstrak
Pegas boffer merupakan komponen pada sistem penyambung antar gerbong kereta api yang berfungsi meredam beban akibat gaya tekan, getaran, dan tumbukan selama operasi. Kerusakan berupa retak hingga patah sebelum mencapai umur operasi 2 tahun perlu dianalisis untuk mengetahui faktor penyebab kegagalan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi karakteristik kerusakan, kondisi material, respons mekanik, serta menentukan root cause kerusakan pegas boffer. Metode penelitian meliputi pengamatan makro patahan, pengujian mikrostruktur, uji komposisi kimia Optical Emission Spectroscopy (OES), uji kekerasan Vickers, simulasi Finite Element Analysis (FEA), diagram fishbone, dan metode 5 Why Analysis. Hasil pengamatan makro menunjukkan adanya dugaan area inisiasi retak, area permukaan teroksidasi, dan dugaan area patahan akhir, namun pola beachmark tidak terlihat secara jelas sehingga mekanisme kegagalan tidak dapat disimpulkan sebagai fatigue fracture secara dominan hanya berdasarkan pengamatan makro. Hasil uji komposisi kimia menunjukkan kandungan C sebesar 0,784% dan Cr sebesar 0,308%, yang belum sepenuhnya sesuai dengan acuan baja pegas SUP9. Perhitungan sifat mekanik berdasarkan nilai kekerasan menunjukkan kekuatan tarik sebesar 1019,56 MPa dan batas luluh sebesar 721,17 MPa. Simulasi FEA menghasilkan tegangan Von Mises maksimum sebesar 1550,002 MPa, displacement maksimum sebesar 396,133 mm, dan Factor of Safety minimum sebesar 0,47. Berdasarkan hasil analisis, kerusakan pegas boffer disebabkan oleh kombinasi antara tegangan tinggi pada area kritis akibat pembebanan kerja berulang dan kondisi material yang belum sepenuhnya sesuai dengan acuan SUP9.
| Tipe Dokumen: | Thesis / Skripsi / Tugas Akhir (D4) |
|---|---|
| Subjek: | 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 620 Ilmu teknik dan ilmu yang berkaitan > 620 Ilmu teknik dan ilmu yang berkaitan 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 620 Ilmu teknik dan ilmu yang berkaitan > 629 Cabang teknik lainnya |
| Bidang, Unit, atau Jurusan Yang Ditujukan: | Teknik Mesin > Manufaktur D4 |
| User ID Pengunggah: | Intan Mariam |
| Date Deposited: | 01 Aug 2026 02:51 |
| Last Modified: | 01 Aug 2026 02:51 |
| URI: | https://repository.pnj.ac.id/id/eprint/41946 |

