RANCANGAN USAHA PENYELENGGARA COLLECTIVE ART AND CULTURAL EVENT OLEH PT VEYORA SVARA LOKA

2205413048, Newton Horas Daniel Andrew Lumbantobing and 2205413114, Luthfi Rifdah Febriyant (2026) RANCANGAN USAHA PENYELENGGARA COLLECTIVE ART AND CULTURAL EVENT OLEH PT VEYORA SVARA LOKA. D4 thesis, Politeknik Negeri Jakarta.

[thumbnail of Sampul, Halaman Persetujuan dan Pengesahan, Halaman Pernyataan Orisinalitas, Kata Pengantar, Daftar Isi, Bab I, Daftar Pustaka] Text (Sampul, Halaman Persetujuan dan Pengesahan, Halaman Pernyataan Orisinalitas, Kata Pengantar, Daftar Isi, Bab I, Daftar Pustaka)
File 1 BP.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Bab II, Bab III, Bab IV, Bab V, Bab VI, Bab VII, Bab VII, Isi Lampiran] Text (Bab II, Bab III, Bab IV, Bab V, Bab VI, Bab VII, Bab VII, Isi Lampiran)
File 2 BP.pdf
Restricted to Hanya Civitas Akademika PNJ

Download (8MB)

Abstrak

PT Veyora Svara Loka merupakan perusahaan yang bergerak di bidang Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) dengan fokus pada penyelenggaraan collective art and cultural event yang mengintegrasikan berbagai disiplin seni dalam satu pengalaman yang kolaboratif, interaktif, dan berbasis pengalaman (experiential event). Perusahaan didirikan sebagai respons terhadap perkembangan industri kreatif Indonesia yang terus menunjukkan pertumbuhan positif, perubahan perilaku masyarakat yang semakin mengutamakan aktivitas berbasis pengalaman, serta masih adanya kesenjangan antara kebutuhan pasar dengan penyelenggaraan acara seni yang tersedia saat ini. Di sisi lain, pelaku seni masih menghadapi keterbatasan akses terhadap ruang berkarya, pendanaan, promosi, dan jejaring kolaborasi, sementara pengunjung mulai menginginkan pengalaman seni yang lebih partisipatif, edukatif, dan imersif. Kondisi tersebut menjadi dasar bagi PT Veyora Svara Loka untuk menghadirkan sebuah konsep penyelenggaraan acara yang mampu menjawab kebutuhan seluruh pemangku kepentingan dalam satu ekosistem seni yang berkelanjutan.
PT Veyora Svara Loka didirikan dalam bentuk Perseroan Terbatas (PT) dengan modal awal sebesar Rp200.000.000 yang berasal dari investasi pendiri sebagai sumber pembiayaan utama perusahaan. Sebelum memasuki tahap operasional, perusahaan telah melaksanakan berbagai kegiatan praoperasional yang meliputi penyusunan konsep bisnis, analisis kelayakan usaha, penetapan identitas perusahaan, pengurusan legalitas, penyusunan struktur organisasi, pengadaan fasilitas operasional, serta penyusunan strategi pemasaran yang menjadi landasan dalam menjalankan kegiatan usaha secara profesional dan berkelanjutan.
Produk utama perusahaan adalah Veyora ArtSphere, yaitu sebuah collective art and cultural event yang mengusung konsep Multi-Sensory Art Experience dengan mengintegrasikan pameran seni rupa, seni kriya, pertunjukan teater, pemutaran film pendek, creative dialogue, workshop, dan berbagai aktivitas kolaboratif dalam satu penyelenggaraan acara. Konsep tersebut dikembangkan berdasarkan hasil analisis pasar yang menunjukkan adanya perubahan preferensi masyarakat dari sekadar menikmati karya seni secara visual menuju pengalaman yang lebih interaktif, partisipatif, dan bermakna. Sebagai pelengkap produk utama, perusahaan juga menghadirkan A Day Between Us yang terdiri atas Live Painting Experience, Short Film Competition, dan Creative Dialogue Series sebagai rangkaian kegiatan pra-event untuk memperluas keterlibatan komunitas kreatif, meningkatkan eksposur perusahaan, serta membangun hubungan jangka panjang dengan para pemangku kepentingan.
Berdasarkan hasil analisis pasar, PT Veyora Svara Loka memiliki peluang usaha yang menjanjikan seiring dengan pertumbuhan industri kreatif Indonesia, meningkatnya minat masyarakat terhadap kegiatan seni dan budaya, berkembangnya tren experiential event, serta tingginya potensi pasar Jakarta sebagai pusat ekonomi nasional. Analisis perusahaan menunjukkan bahwa kebutuhan pasar telah bergeser menuju penyelenggaraan acara yang mampu menghadirkan pengalaman yang lebih imersif, edukatif, dan kolaboratif. Namun, sebagian besar penyelenggaraan pameran seni masih berfokus pada apresiasi visual sehingga membuka peluang bagi Veyora ArtSphere untuk menghadirkan diferensiasi melalui konsep Multi-Sensory Art Experience. Target pasar perusahaan difokuskan pada masyarakat berusia 20–35 tahun di wilayah Jabodetabek yang memiliki minat terhadap seni, budaya, dan aktivitas kreatif, serta komunitas seni, institusi pendidikan, pelaku industri kreatif, sponsor, dan organisasi yang membutuhkan media kolaborasi maupun promosi karya. Untuk memenangkan persaingan, perusahaan menerapkan strategi pemasaran menggunakan pendekatan 8P Marketing Mix yang diperkuat melalui analisis SWOT, sehingga mampu membangun keunggulan kompetitif dibandingkan penyelenggara acara seni yang masih berfokus pada satu jenis aktivitas.
Dalam aspek organisasi, perusahaan menerapkan struktur organisasi fungsional yang terdiri atas Direktur Utama dan Direktur Pemasaran dengan pembagian tugas yang jelas sesuai fungsi masing-masing. Pengembangan sumber daya manusia dilakukan melalui peningkatan kompetensi, kreativitas, kepemimpinan, komunikasi, dan kolaborasi guna menghasilkan penyelenggaraan event yang profesional dan berkualitas. Selain itu, perusahaan memanfaatkan teknologi digital dalam kegiatan pemasaran, administrasi, komunikasi internal, pengelolaan media sosial, sistem pendaftaran peserta, serta pengelolaan operasional event sehingga mampu meningkatkan efisiensi kerja, kualitas pelayanan, dan efektivitas pengambilan keputusan.
Dari aspek keuangan, PT Veyora Svara Loka didukung oleh investasi awal sebesar Rp200.000.000 yang dialokasikan untuk mendukung pendirian perusahaan dan pelaksanaan seluruh kegiatan operasional. Produk utama Veyora ArtSphere memiliki anggaran biaya penyelenggaraan sebesar Rp215.510.000 pada tahun 2027, meningkat menjadi Rp231.088.000 pada tahun 2028, dan Rp271.638.000 pada tahun 2029 seiring dengan peningkatan skala penyelenggaraan event. Sementara itu, produk pendukung A Day Between Us memiliki anggaran biaya sebesar Rp57.785.000 pada tahun 2027, Rp65.565.000 pada tahun 2028, dan Rp47.115.000 pada tahun 2029 sesuai dengan kebutuhan operasional setiap program. Berdasarkan proyeksi keuangan, perusahaan diperkirakan mampu menghasilkan laba bersih sebesar Rp823.112.602 pada tahun 2027, meningkat menjadi Rp1.751.605.256 pada tahun 2028, dan Rp1.165.770.272 pada tahun 2029. Hasil analisis kelayakan investasi menunjukkan bahwa usaha ini layak untuk dijalankan dengan Payback Period (PP) selama 1,27 tahun, Net Present Value (NPV) sebesar Rp2.887.517.881, Internal Rate of Return (IRR) sebesar 75,93%, Profitability Index (PI) sebesar 15,44, serta Return on Investment (ROI) sebesar 136,75% pada tahun 2027, 104,17% pada tahun 2028, dan 49,49% pada tahun 2029. Seluruh indikator tersebut menunjukkan bahwa perusahaan memiliki prospek finansial yang baik dan layak untuk dikembangkan.
Selain melakukan analisis pasar, operasional, dan keuangan, perusahaan juga mengidentifikasi berbagai risiko yang berpotensi memengaruhi keberlangsungan usaha, meliputi risiko pemasaran, operasional, keuangan, hukum, reputasi, konflik internal, hingga kondisi force majeure. Untuk meminimalkan dampak risiko tersebut, PT Veyora Svara Loka menerapkan strategi mitigasi melalui penguatan tata kelola perusahaan, penyusunan standar operasional prosedur, pemanfaatan teknologi digital, kepatuhan terhadap ketentuan hukum, serta pengembangan hubungan yang berkelanjutan dengan pelanggan, sponsor, komunitas, dan seluruh pemangku kepentingan.
Berdasarkan hasil analisis pasar yang menunjukkan adanya kebutuhan terhadap penyelenggaraan collective art and cultural event yang lebih interaktif dan berbasis pengalaman, didukung oleh strategi pemasaran yang terarah, struktur organisasi yang profesional, analisis risiko yang komprehensif, serta hasil analisis keuangan yang menunjukkan tingkat kelayakan investasi yang tinggi, PT Veyora Svara Loka memiliki prospek yang baik untuk berkembang sebagai perusahaan penyelenggara acara seni dan budaya yang inovatif, profesional, dan berkelanjutan. Kehadiran Veyora tidak hanya ditujukan untuk menghasilkan keuntungan finansial, tetapi juga untuk menjawab kebutuhan pasar, memperkuat ekosistem seni dan budaya di Jakarta, serta menciptakan nilai tambah bagi seniman, pengunjung, mitra, dan seluruh pemangku kepentingan.

Tipe Dokumen: Thesis / Skripsi / Tugas Akhir (D4)
Subjek: 000 - Komputer, Informasi dan Referensi Umum > 080 Kumpulan karya umum > 080 Kumpulan karya umum
700 - Seni dan Rekreasi > 700 Seni, seni rupa, kesenian > 700 Seni, seni rupa, kesenian
700 - Seni dan Rekreasi > 700 Seni, seni rupa, kesenian > 704 Topik khusus dalam bidang kesenian dan karya seni
Bidang, Unit, atau Jurusan Yang Ditujukan: Administrasi Bisnis > MICE D4
User ID Pengunggah: Newton Horas Daniel Andrew Lumbantobing
Date Deposited: 30 Jul 2026 01:53
Last Modified: 30 Jul 2026 01:54
URI: https://repository.pnj.ac.id/id/eprint/41883

Actions (login required)

View Item
View Item