PENGARUH PDRB PER KAPITA ADHB DAN INFLASI TERHADAP PENYALURAN KREDIT PEMILIKAN RUMAH SUBSIDI DI JAWA BARAT (2022–2025)

2205421011, Hendrian Maulana (2026) PENGARUH PDRB PER KAPITA ADHB DAN INFLASI TERHADAP PENYALURAN KREDIT PEMILIKAN RUMAH SUBSIDI DI JAWA BARAT (2022–2025). D4 thesis, Politeknik Negeri Jakarta.

[thumbnail of Judul, Pendahuluan, Penutup] Text (Judul, Pendahuluan, Penutup)
Judul, Pendahuluan, Penutup..pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Pembahasan] Text (Pembahasan)
Pembahasan..pdf
Restricted to Hanya Civitas Akademika PNJ

Download (2MB)

Abstrak

HENDRIAN MAULANA. Pengaruh PDRB Per Kapita ADHB dan Inflasi terhadap Penyaluran Kredit Pemilikan Rumah Subsidi di Jawa Barat (2022–2025). Jurusan Administrasi Niaga Politeknik Negeri Jakarta 2026.

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita Atas Dasar Harga Berlaku (ADHB) dan inflasi terhadap penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi di Provinsi Jawa Barat periode 2022–2025. Penelitian ini menggunakan Teori Keynes, Teori Keynesian, serta Teori Permintaan dan Penawaran sebagai dasar dalam menjelaskan hubungan antara pendapatan, inflasi, dan penyaluran KPR subsidi. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif kausal. Data penelitian berupa data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera), meliputi data penyaluran KPR subsidi, PDRB per kapita ADHB, dan inflasi pada 22 kabupaten/kota di Jawa Barat. Karena data PDRB per kapita tersedia dalam bentuk tahunan, dilakukan interpolasi menjadi data bulanan menggunakan metode Quadratic Match Average (QMA) dengan bantuan EViews 12. Analisis dilakukan menggunakan regresi data panel melalui Common Effect Model (CEM), Fixed Effect Model (FEM), dan Random Effect Model (REM). Hasil Uji Chow dan Uji Hausman menunjukkan bahwa Fixed Effect Model (FEM) merupakan model yang paling sesuai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PDRB per kapita ADHB berpengaruh negatif dan signifikan terhadap penyaluran KPR subsidi, sedangkan inflasi tidak berpengaruh signifikan. Namun, secara simultan kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap penyaluran KPR subsidi di Jawa Barat. Selain itu, koefisien determinasi menunjukkan bahwa sebagian besar variasi penyaluran KPR subsidi dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut.

Tipe Dokumen: Thesis / Skripsi / Tugas Akhir (D4)
Subjek: 300 – Ilmu Sosial > 330 Ekonomi > 332 Ekonomi keuangan
300 – Ilmu Sosial > 330 Ekonomi > 338 Produksi
300 – Ilmu Sosial > 330 Ekonomi > 339 Makroekonomi, ekonomi makro dan topik terkait
Bidang, Unit, atau Jurusan Yang Ditujukan: Administrasi Bisnis > Administrasi Bisnis D4
User ID Pengunggah: Hendrian Maulana
Date Deposited: 29 Jul 2026 09:39
Last Modified: 29 Jul 2026 09:39
URI: https://repository.pnj.ac.id/id/eprint/41320

Actions (login required)

View Item
View Item