2207411058, Rafii Anindito and 199408202022031009, Iik Muhamad Malik Matin, S.Kom. M.T. and 197908032003122003, Dr. Anita Hidayati, S.Kom., M.Kom. and 199201302019032018, Rizki Elisa Nalawati, S.T., M.T and 199708172025061006, Chairul Fikri, M.Kom (2026) ANALISIS PERFORMA AUTHORIZATION SERVER OAUTH 2.0 BERBASIS RUST DAN JAVA. D4 thesis, Politeknik Negeri Jakarta.
Halaman Identitas_Skripsi_2207411058_Rafii Anindito.pdf
Download (6MB)
Isi_Skripsi_2207411058_Rafii Anindito.pdf
Restricted to Hanya Civitas Akademika PNJ
Download (8MB)
Jurnal Multinetics_2207411058_Rafii Anindito.pdf
Restricted to Hanya Staff Repositori
Download (887kB)
Abstrak
Layanan autentikasi dan otorisasi pada arsitektur sistem terdistribusi merupakan komponen kritis yang harus mampu melayani permintaan dalam jumlah besar dengan latensi rendah dan konsumsi sumber daya yang efisien. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan membandingkan performa authorization server OAuth 2.0 yang diimplementasikan menggunakan Rust Actix-web dan Java Quarkus, JVM mode sebagai representasi paradigma pemrograman tanpa dan dengan garbage collection. Pengujian dilakukan terhadap lima endpoint kritis authorization flow dalam 11 skenario, yang terdiri atas lima skenario beban normal, lima skenario simulasi serangan Distributed Denial of Service atau DDoS pada lapisan aplikasi, serta satu skenario DDoS Extreme pada endpoint auth login, menggunakan k6 sebagai load generator serta Prometheus dan Grafana untuk pemantauan sumber daya. Hasil pengujian menunjukkan bahwa implementasi berbasis Rust memberikan performa yang lebih baik pada 10 dari 11 kasus pengujian berdasarkan kombinasi metrik latensi, throughput, dan efisiensi penggunaan sumber daya. Pada skenario DDoS Extreme, implementasi Rust mencapai throughput sebesar 265,508 request per second dengan error rate 39,68 persen, sedangkan implementasi Java hanya mencapai 76,257 request per second dengan error rate 90,18 persen. Selain itu, implementasi Rust menghasilkan Docker image berukuran 164 MB dengan startup time rata-rata 0,079 detik, sedangkan implementasi Java menghasilkan Docker image 574 MB dengan startup time rata-rata 2,966 detik. Implementasi Rust selanjutnya diintegrasikan ke dua aplikasi web kampus berbasis Vue.js untuk memvalidasi fungsionalitas OAuth 2.0, OpenID Connect OIDC, PKCE, Single Sign-On SSO, Role-Based Access Control RBAC, dan JWT JOSE. Pengujian fungsionalitas terhadap 25 responden menunjukkan tingkat keberhasilan SSO sebesar 96,00 persen, akurasi routing RBAC sebesar 92,00 persen, dan rata-rata skor pengalaman pengguna sebesar 4,32 dari skala 5. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model runtime tanpa garbage collection memberikan efisiensi yang lebih baik untuk implementasi authorization server pada sistem terdistribusi modern, terutama dalam hal latensi, throughput, efisiensi penggunaan memori, dan ketahanan terhadap beban tinggi.
| Tipe Dokumen: | Thesis / Skripsi / Tugas Akhir (D4) |
|---|---|
| Subjek: | 000 - Komputer, Informasi dan Referensi Umum > 000 Ilmu komputer, ilmu pengetahuan dan sistem-sistem > 000 Ilmu komputer, informasi dan pekerjaan umum 000 - Komputer, Informasi dan Referensi Umum > 000 Ilmu komputer, ilmu pengetahuan dan sistem-sistem > 001 Ilmu pengetahuan 000 - Komputer, Informasi dan Referensi Umum > 000 Ilmu komputer, ilmu pengetahuan dan sistem-sistem > 003 Sistem-sistem 000 - Komputer, Informasi dan Referensi Umum > 000 Ilmu komputer, ilmu pengetahuan dan sistem-sistem > 004 Pemrosesan data dan ilmu komputer 000 - Komputer, Informasi dan Referensi Umum > 000 Ilmu komputer, ilmu pengetahuan dan sistem-sistem > 005 Pemrograman komputer, program dan data |
| Bidang, Unit, atau Jurusan Yang Ditujukan: | Teknik Informatika dan Komputer > Teknik Informatika D4 |
| User ID Pengunggah: | Rafii Anindito |
| Date Deposited: | 27 Jul 2026 06:42 |
| Last Modified: | 27 Jul 2026 06:42 |
| URI: | https://repository.pnj.ac.id/id/eprint/41014 |

