IMPLEMENTASI KENDALI PROPORSIONAL SUHU CHILLER TERMOELEKTRIK PADA MINIATUR HVAC MENGGUNAKAN INTEGRASI ESP32 DAN PLC

2203411034, Ahmad Robi Fatahilah (2026) IMPLEMENTASI KENDALI PROPORSIONAL SUHU CHILLER TERMOELEKTRIK PADA MINIATUR HVAC MENGGUNAKAN INTEGRASI ESP32 DAN PLC. D4 thesis, Politeknik Negeri Jakarta.

[thumbnail of Judul_Pendahuluan_Penutup_.pdf] Text
Judul_Pendahuluan_Penutup_.pdf

Download (4MB)
[thumbnail of ISI_BABII_BABIII_BABIV.pdf] Text
ISI_BABII_BABIII_BABIV.pdf
Restricted to Hanya Civitas Akademika PNJ

Download (2MB)

Abstrak

Penelitian ini bertujuan merancang dan menguji miniatur chiller termoelektrik HVAC terintegrasi menggunakan kendali proporsional (P-Control) berbasis Programmable Logic Controller (PLC) Schneider TM221CE16R dan mikrokontroler ESP32. Sistem mengadopsi arsitektur jaringan Modbus TCP/IP dengan ESP32 sebagai Master dan PLC sebagai Slave untuk transmisi data operasional secara real-time. Pengujian berfokus pada evaluasi latensi jaringan dan penentuan nilai penguatan proporsional (Kp) optimal dari empat variasi, yaitu Kp = 5, 10, 15, dan 20, terhadap respons aktuasi elemen Peltier yang dikendalikan melalui Buck-Boost Converter dan Digital-to-Analog Converter (DAC) MCP4725. Hasil pengujian menunjukkan komunikasi Modbus beroperasi dengan tingkat kesesuaian 100%, tanpa kehilangan paket data, dan latensi rata-rata berkisar antara 10–14 milidetik. Keterbatasan perangkat keras berupa pemutusan daya otomatis (cut-off 0,00 V) teridentifikasi pada rentang instruksi DAC 3000–3247 akibat karakteristik ambang batas sinyal referensi minimum pada sirkuit internal modul Buck-Boost Converter. Berdasarkan analisis rentang kendali efektif dan sensitivitas DAC, Kp = 10 terbukti paling optimal dengan sensitivitas 410 langkah/°C. Kp = 5 (205 langkah/°C) menghasilkan respons aktuasi terlalu kecil sehingga sistem kurang responsif meskipun memiliki rentang kendali terlebar sebesar 5,48°C. Sebaliknya, Kp = 15 (614 langkah/°C) dan Kp = 20 (819 langkah/°C) terlalu agresif sehingga menyebabkan penurunan tegangan secara mendadak. Kp = 10 memberikan keseimbangan optimal dengan laju penurunan tegangan yang mulus dan rentang error memadai sebesar 2,12°C sebelum cut-off, sehingga sistem beroperasi proporsional, stabil, dan terhindar dari risiko thermal stress.

Tipe Dokumen: Thesis / Skripsi / Tugas Akhir (D4)
Subjek: 000 - Komputer, Informasi dan Referensi Umum > 000 Ilmu komputer, ilmu pengetahuan dan sistem-sistem > 005 Pemrograman komputer, program dan data
500 – Ilmu Pengetahuan > 530 Fisika > 537 Listrik dan elektronik
Bidang, Unit, atau Jurusan Yang Ditujukan: Teknik Elektro > Teknik Otomasi Listrik Industri D4
User ID Pengunggah: Ahmad Robi Fatahilah
Date Deposited: 28 Jul 2026 01:43
Last Modified: 28 Jul 2026 01:43
URI: https://repository.pnj.ac.id/id/eprint/41004

Actions (login required)

View Item
View Item