EVALUASI KONDISI AWAL SISTEM PEMBUMIAN GEDUNG SERBA GUNA SERTA PANEL TM DAN TR PADA GEDUNG GARDU DISTRIBUSI DI POLITEKNIK NEGERI JAKARTA SEBELUM PERBAIKAN

2303311041, Muhammad Rifaldi (2026) EVALUASI KONDISI AWAL SISTEM PEMBUMIAN GEDUNG SERBA GUNA SERTA PANEL TM DAN TR PADA GEDUNG GARDU DISTRIBUSI DI POLITEKNIK NEGERI JAKARTA SEBELUM PERBAIKAN. Lainnya thesis, Politeknik Negeri Jakarta.

[thumbnail of Judul, Pendahuluan, dan Penutup] Text (Judul, Pendahuluan, dan Penutup)
JudulPendahuluanDanPenutup.pdf

Download (953kB)
[thumbnail of Isi Bab 2 sd Bab 4] Text (Isi Bab 2 sd Bab 4)
ISIBab2sdBab4.pdf
Restricted to Hanya Civitas Akademika PNJ

Download (1MB)

Abstrak

Sistem pembumian merupakan salah satu bagian penting dalam instalasi tenaga listrik yang berfungsi untuk mengalirkan arus gangguan maupun arus akibat sambaran petir ke dalam tanah secara aman sehingga dapat melindungi manusia, peralatan listrik, dan menjaga keandalan sistem tenaga listrik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi awal sistem pembumian pada Gedung Gardu Distribusi dan Gedung Serba Guna di Politeknik Negeri Jakarta, menganalisis nilai tahanan pembumian sebelum dan sesudah perbaikan, serta mengevaluasi efektivitas metode perbaikan yang diterapkan. Metode penelitian diawali dengan inspeksi visual terhadap kondisi fisik sistem pembumian, kemudian dilakukan pengukuran tahanan pembumian menggunakan Earth Tester HIOKI FT6031-50 dengan metode tiga titik (Three Point Method). Selain itu, dilakukan pengukuran kondisi tanah menggunakan YIERYI 3 in 1 Soil Tester untuk mengetahui kelembapan, pH, dan suhu tanah. Berdasarkan hasil evaluasi awal, Gedung Gardu Distribusi memiliki dua titik grounding yang kehilangan batang elektroda dan kabel Bare Copper (BC), sedangkan Gedung Serba Guna memiliki empat titik grounding dengan kondisi sambungan dan komponen pembumian yang tidak lengkap. Perbaikan dilakukan dengan pemasangan elektroda batang, penyambungan kabel Bare Copper (BC), pemasangan busbar, serta penambahan material bentonite pada titik tertentu. Hasil pengujian akhir menunjukkan bahwa nilai tahanan pembumian pada Gedung Gardu Distribusi berada pada kisaran 0,59–0,78 Ω, sedangkan pada Gedung Serba Guna diperoleh nilai 3,26–3,29 Ω pada titik 2, 4,23–4,33 Ω pada titik 3, dan 2,20–2,28 Ω pada titik 4. Seluruh nilai tersebut telah memenuhi standar Persyaratan Umum Instalasi Listrik (PUIL) 2020, kecuali titik 1 Gedung Serba Guna yang masih memiliki nilai sekitar 59 Ω sehingga memerlukan perbaikan lanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode perbaikan yang diterapkan mampu meningkatkan kinerja sistem pembumian dan menurunkan nilai tahanan pembumian secara signifikan.

Kata Kunci: Sistem Pembumian, Tahanan Pembumian, Grounding Rod, Earth Tester HIOKI FT6031-50, Bentonite, PUIL 2020.

Tipe Dokumen: Thesis / Skripsi / Tugas Akhir (Lainnya)
Subjek: 500 – Ilmu Pengetahuan > 530 Fisika > 537 Listrik dan elektronik
600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 600 Teknologi (ilmu terapan) > 600 Teknologi
600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 620 Ilmu teknik dan ilmu yang berkaitan > 620 Ilmu teknik dan ilmu yang berkaitan
Bidang, Unit, atau Jurusan Yang Ditujukan: Teknik Elektro > Teknik Listrik D3
User ID Pengunggah: Muhammad Rifaldi
Date Deposited: 27 Jul 2026 00:48
Last Modified: 27 Jul 2026 00:48
URI: https://repository.pnj.ac.id/id/eprint/40463

Actions (login required)

View Item
View Item