ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA PROTOKOL ‎HTTP, WEBSOCKET, DAN MQTT PADA PLATFORM ‎DETEKSI HAMA BERBASIS ARSITEKTUR ‎MICROSERVICES

2207421031, Muhammad Khairu Mufid (2026) ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA PROTOKOL ‎HTTP, WEBSOCKET, DAN MQTT PADA PLATFORM ‎DETEKSI HAMA BERBASIS ARSITEKTUR ‎MICROSERVICES. D4 thesis, Politeknik Negeri Jakarta.

[thumbnail of 2207421031_Muhammad Khairu Mufid_Halaman Identitas.pdf] Text
2207421031_Muhammad Khairu Mufid_Halaman Identitas.pdf

Download (8MB)
[thumbnail of 2207421031_Muhammad Khairu Mufid_Isi Skripsi.pdf] Text
2207421031_Muhammad Khairu Mufid_Isi Skripsi.pdf
Restricted to Hanya Civitas Akademika PNJ

Download (5MB)
[thumbnail of 2207421031_Jurnal_Muhammad Khairu Mufid.pdf] Text
2207421031_Jurnal_Muhammad Khairu Mufid.pdf
Restricted to Hanya Staff Repositori

Download (666kB)

Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh beban ganda perangkat edge computing ‎dalam mengeksekusi model kecerdasan buatan sekaligus mengirimkan gambar ‎secara terus-menerus pada sistem pemantauan hidroponik. Kondisi ini rentan ‎memicu hambatan pada perangkat keras. Di sisi lain, studi perbandingan ‎sebelumnya umumnya masih terbatas pada pengujian data sensor berskala ‎ringan, sehingga efisiensi protokol jaringan untuk pengiriman data gambar ‎berukuran besar belum teruji secara pasti. Oleh karena itu, penelitian ini ‎bertujuan mengevaluasi dan membandingkan kinerja protokol HTTP, WebSocket, ‎dan MQTT pada arsitektur microservices. Metode yang digunakan adalah ‎kuantitatif eksperimental melalui ekstraksi parameter Quality of Service (QoS) ‎berstandar TIPHON dan pengujian keandalan operasional. Hasil pengujian ‎menunjukkan Packet Loss seluruh protokol sangat ideal di bawah 1%. MQTT ‎terbukti sebagai protokol paling optimal dengan Throughput tertinggi sebesar ‎‎153.92 Kbps dan Latency yang bersaing di angka 26.10 ms. Sebaliknya, HTTP ‎menjadi yang paling lambat (27.71 ms) akibat pembengkakan lapisan aplikasi ‎dan mekanisme sinkron, sedangkan WebSocket memicu fluktuasi Jitter tertinggi ‎mencapai 78.22 ms akibat beban komputasi enkripsi XOR Masking pada tingkat ‎mikrokontroler. Infrastruktur microservices terbukti kebal terhadap kegagalan ‎berantai dengan waktu pemulihan murni berkisar antara 5.019 hingga 8.044 ‎detik. Kesimpulannya, integrasi MQTT dan arsitektur microservices ‎menghasilkan platform smart farming yang memiliki toleransi kesalahan tinggi ‎dan andal untuk operasional greenhouse hidroponik.‎

Tipe Dokumen: Thesis / Skripsi / Tugas Akhir (D4)
Subjek: 000 - Komputer, Informasi dan Referensi Umum > 000 Ilmu komputer, ilmu pengetahuan dan sistem-sistem > 000 Ilmu komputer, informasi dan pekerjaan umum
000 - Komputer, Informasi dan Referensi Umum > 000 Ilmu komputer, ilmu pengetahuan dan sistem-sistem > 005 Pemrograman komputer, program dan data
Bidang, Unit, atau Jurusan Yang Ditujukan: Teknik Informatika dan Komputer > Teknik Multimedia dan Jaringan D4
User ID Pengunggah: Muhammad Khairu Mufid
Date Deposited: 24 Jul 2026 06:42
Last Modified: 24 Jul 2026 06:42
URI: https://repository.pnj.ac.id/id/eprint/40423

Actions (login required)

View Item
View Item