2207421002, Dina Yuliasti (2026) Analisis Malware Menggunakan Static Analysis, Dynamic Analysis, dan Reverse Engineering pada Honeypot. D4 thesis, politeknik negeri jakarta.
bab1dan5.pdf
Download (3MB)
BAB 2 sampai BAB 4.pdf
Restricted to Hanya Civitas Akademika PNJ
Download (1MB)
Artikel_Analisis_Malware_Dina_Yuliasti.pdf
Restricted to Hanya Staff Repositori
Download (290kB)
Abstrak
Malware Windows merupakan ancaman keamanan siber yang terus berkembang dengan
varian baru bermunculan setiap harinya, sementara penelitian terdahulu masih terbatas
pada satu atau dua metode analisis serta bergantung pada dataset publik yang bersifat
statis dan kurang mencerminkan pola serangan terkini. Penelitian ini bertujuan untuk
mengembangkan honeypot sebagai sarana pengumpulan sampel malware Windows secara
real-time, serta melakukan analisis mendalam terhadap sampel tersebut menggunakan tiga
metode terintegrasi, yaitu Static Analysis, Dynamic Analysis, dan Reverse Engineering,
guna menghasilkan kompilasi Indicators of Compromise (IoC) yang komprehensif. Studi
kasus dilakukan terhadap lima sampel malware yang ditangkap oleh honeypot Dionaea
pada platform T-Pot, terdiri atas dua sampel bertipe Launcher dan tiga varian WannaCry,
yang sebelumnya diverifikasi menggunakan VirusTotal. Static analysis menggunakan
PEStudio, Detect-It-Easy (DIE), dan FLOSS berhasil mengidentifikasi struktur PE,
toolchain kompilasi yang identik pada seluruh sampel, evolusi tingkat obfuscation (entropi
rendah pada Sampel 1–3 dan tinggi pada Sampel 4–5), serta domain C2 hardcoded yang
menyerupai mekanisme kill-switch WannaCry tanpa risiko eksekusi. Dynamic analysis
melalui Process Monitor, Process Explorer, Wireshark, dan FakeNet mengungkap perilaku
runtime aktual, termasuk network scanning agresif menuju port 445 (SMB), upaya
eksploitasi SMBv1/EternalBlue oleh proses mssecsvr.exe, serta pola registry enumeration
dan masquerading pada berbagai proses. Reverse Engineering menggunakan Ghidra
berhasil membongkar logika dropper dan mekanisme konstruksi path dinamis melalui
fungsi ekspor Play Game, yang tidak terlihat pada kedua metode sebelumnya. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa ketiga metode bersifat saling melengkapi, di mana
kombinasi ketiganya menghasilkan cakupan IoC yang jauh lebih komprehensif
dibandingkan penggunaan satu atau dua metode saja, sehingga dapat dijadikan acuan
deteksi dan respons insiden siber terhadap malware Windows canggih seperti WannaCry.
Kata kunci: Malware Analysis, Static Analysis, Dynamic Analysis, Reverse Engineering,
Honeypot, Indicators of Compromise, Windows Malware, WannaCry.
| Tipe Dokumen: | Thesis / Skripsi / Tugas Akhir (D4) |
|---|---|
| Subjek: | 000 - Komputer, Informasi dan Referensi Umum > 000 Ilmu komputer, ilmu pengetahuan dan sistem-sistem > 005 Pemrograman komputer, program dan data |
| Bidang, Unit, atau Jurusan Yang Ditujukan: | Teknik Informatika dan Komputer > Teknik Multimedia dan Jaringan D4 |
| User ID Pengunggah: | Dina Yuliasti |
| Date Deposited: | 21 Jul 2026 01:09 |
| Last Modified: | 21 Jul 2026 01:09 |
| URI: | https://repository.pnj.ac.id/id/eprint/39348 |

