DETEKSI KUALITAS PENGAPIAN BERDASARKAN WARNA PERCIKAN API BUSI MENGGUNAKAN SENSOR WARNA

23033201037, Amir Musyaffa (2026) DETEKSI KUALITAS PENGAPIAN BERDASARKAN WARNA PERCIKAN API BUSI MENGGUNAKAN SENSOR WARNA. D3 thesis, Politeknik Negeri Jakarta.

[thumbnail of Judul, Pendahuluan, dan Penutup] Text (Judul, Pendahuluan, dan Penutup)
Judul, Pendahuluan, dan Penutup.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Isi (Bab 2 sd Bab 4)] Text (Isi (Bab 2 sd Bab 4))
Isi (Bab 2 sd Bab 4).pdf
Restricted to Hanya Civitas Akademika PNJ

Download (972kB)

Abstrak

Sistem pengapian merupakan komponen krusial pada kendaraan bermotor yang sangat memengaruhi tingkat performa mesin serta efisiensi pembakaran bahan bakar. Pemeriksaan kualitas pengapian di lapangan umumnya masih dilakukan secara visual murni berdasarkan pengamatan warna percikan api busi. Pendekatan manual dan konvensional ini sangat rentan menghasilkan penilaian yang tidak konsisten dan terlalu subjektif. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan utama untuk merancang suatu sistem pengujian otomatis berbasis mikrokontroler Arduino Uno dan sensor warna TCS3200 guna mengidentifikasi kualitas pengapian kendaraan secara jauh lebih objektif dan presisi. Metode penelitian ini mencakup perancangan infrastruktur keras menggunakan rangka PVC Board yang dilengkapi empat buah sensor TCS3200 guna mengukur intensitas komponen warna Red, Green, Blue (RGB) dari percikan api elektroda busi. Alat diagnostik ini mengintegrasikan mikrokontroler pengolah data terpusat dan sebuah layar LCD 16x2 sebagai media penampil hasil analisis. Sistem beroperasi otomatis dengan membandingkan nilai RGB pembacaan sensor terhadap besaran nilai ambang (threshold) pasti yang telah ditetapkan melalui proses kalibrasi awal. Percikan berwarna biru terang mengindikasikan kualitas pengapian baik (Good), sedangkan warna kemerahan menunjukkan pengapian yang kurang optimal (Not Good).Hasil analisis kalibrasi membuktikan bahwa sensor TCS3200 secara akurat mampu mendeteksi perubahan warna percikan api pada berbagai variasi kondisi busi secara konsisten. Evaluasi kinerja dari sistem ini secara keseluruhan diuji langsung menggunakan empat buah busi berbeda melalui serangkaian 40 kali pengujian. Data eksperimen komprehensif menunjukkan bahwa sistem berhasil mengklasifikasikan kondisi busi dengan tepat sebanyak 36 kali dan mengalami kesalahan identifikasi diagnostik sebanyak 4 kali. Melalui pencapaian tersebut, instrumen uji pengapian otomatis ini terbukti sangat andal untuk dioperasikan dengan tingkat akurasi mencapai 90%. Kesimpulannya, pengintegrasian sensor TCS3

Kata Kunci: Akurasi; Arduino Uno; Busi; Sensor TCS3200; Sistem Pengapian.

Tipe Dokumen: Thesis / Skripsi / Tugas Akhir (D3)
Subjek: 000 - Komputer, Informasi dan Referensi Umum > 000 Ilmu komputer, ilmu pengetahuan dan sistem-sistem > 003 Sistem-sistem
000 - Komputer, Informasi dan Referensi Umum > 000 Ilmu komputer, ilmu pengetahuan dan sistem-sistem > 005 Pemrograman komputer, program dan data
500 – Ilmu Pengetahuan > 530 Fisika > 535 Cahaya dan radiasi yang terkait
500 – Ilmu Pengetahuan > 530 Fisika > 537 Listrik dan elektronik
600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 600 Teknologi (ilmu terapan) > 600 Teknologi
Bidang, Unit, atau Jurusan Yang Ditujukan: Teknik Elektro > Teknik Elektronika Industri D3
User ID Pengunggah: Amir Musyaffa
Date Deposited: 20 Jul 2026 04:06
Last Modified: 20 Jul 2026 04:06
URI: https://repository.pnj.ac.id/id/eprint/39220

Actions (login required)

View Item
View Item