2301321052, DEVITA PUTRI RAHMAWATI (2026) ANALISIS FAKTOR KETERLAMBATAN PELAKSANAAN PEKERJAAN ERECTION PC-I GIRDER PADA PROYEK JALAN TOL SOLO - YOGYAKARTA – NYIA KULON PROGO SEKSI 2 PAKET 2.1. D3 thesis, Politeknik Negeri Jakarta.
JUDUL, BAB I & BAB V.pdf
Download (872kB)
ABSTRAK, BAB II - BAB IV & LAMPIRAN.pdf
Restricted to Hanya Civitas Akademika PNJ
Download (3MB)
Abstrak
Pekerjaan erection PC-I girder merupakan kegiatan penting dalam konstruksi jembatan yang rentan terhadap penyimpangan jadwal. Pada Proyek Jalan Tol Solo Yogyakarta–NYIA Kulon Progo Seksi II Paket 2.1, pelaksanaan erection PC-I girder mengalami keterlambatan beberapa hari dari jadwal rencana, yang mengindikasikan adanya faktor-faktor yang belum sepenuhnya terkendali. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor penyebab keterlambatan pekerjaan erection PC-I girder serta menentukan faktor yang paling dominan memengaruhi keterlambatan tersebut. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan metode analisis regresi linear berganda. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 50 responden yang terlibat dalam proyek, mencakup lima
variabel bebas yaitu pelaksanaan pekerjaan, tenaga kerja, material, peralatan, dan force majeure, dengan keterlambatan sebagai variabel terikat. Instrumen penelitian
diuji validitas dan reliabilitasnya, dilanjutkan dengan uji asumsi klasik, sebelum model regresi diestimasi menggunakan IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan model regresi layak digunakan, dengan nilai Adjusted R Square sebesar 0,501, yang berarti kelima variabel mampu menjelaskan 50,1% variasi keterlambatan. Uji simultan (uji F) membuktikan bahwa seluruh variabel secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap keterlambatan (p < 0,001). Secara parsial, variabel pelaksanaan, material, dan force majeure berpengaruh signifikan terhadap keterlambatan, sedangkan tenaga kerja dan peralatan tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Material merupakan faktor paling dominan, dengan nilai Standardized Coefficient (Beta) sebesar 0,549 dan signifikansi 0,003, yang terutama berkaitan dengan keterlambatan penyediaan material. Validasi pakar menegaskan bahwa keterlambatan penyediaan material menjadi penyebab praktis utama keterlambatan erection di lapangan. Temuan ini menunjukkan bahwa kontraktor perlu memprioritaskan perencanaan dan pemantauan pengadaan material sejak dini guna menekan risiko keterlambatan pada pekerjaan erection girder.
| Tipe Dokumen: | Thesis / Skripsi / Tugas Akhir (D3) |
|---|---|
| Subjek: | 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 620 Ilmu teknik dan ilmu yang berkaitan > 624 Teknik sipil |
| Bidang, Unit, atau Jurusan Yang Ditujukan: | Teknik Sipil > Konstruksi Sipil D3 |
| User ID Pengunggah: | Devita Putri Rahmawati |
| Date Deposited: | 21 Jul 2026 03:27 |
| Last Modified: | 21 Jul 2026 03:27 |
| URI: | https://repository.pnj.ac.id/id/eprint/39083 |

