RANCANG BANGUN SISTEM IOT DETEKSI DINI KEBAKARAN BERBASIS RATE OF RISE (ROR) DENGAN THRESHOLD ADAPTIF MULTISENSOR DI PT. DELTA INDONESIA LABORATORY

2207421021, Muhammad Abdan Syakuron (2026) RANCANG BANGUN SISTEM IOT DETEKSI DINI KEBAKARAN BERBASIS RATE OF RISE (ROR) DENGAN THRESHOLD ADAPTIF MULTISENSOR DI PT. DELTA INDONESIA LABORATORY. D4 thesis, Politeknik Negeri Jakarta.

[thumbnail of Identitas Skripsi.pdf] Text
Identitas Skripsi.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Isi.pdf] Text
Isi.pdf
Restricted to Hanya Civitas Akademika PNJ

Download (1MB)
[thumbnail of Jurnal_Multinetics_Rancang Bangun Sistem IoT Deteksi Dini Kebakaran Berbasis Rate of Rise dengan Threshold Adaptif Multisensor di PT. Delta Indonesia Laboratory (2026).pdf] Text
Jurnal_Multinetics_Rancang Bangun Sistem IoT Deteksi Dini Kebakaran Berbasis Rate of Rise dengan Threshold Adaptif Multisensor di PT. Delta Indonesia Laboratory (2026).pdf
Restricted to Hanya Staff Repositori

Download (335kB)

Abstrak

Lingkungan laboratorium pengujian kimia memiliki risiko kebakaran yang tinggi karena
adanya potensi reaksi bahan kimia, peningkatan suhu, gas/asap, dan nyala api. Sistem
deteksi kebakaran konvensional yang masih bergantung pada ambang batas statis
berpotensi menimbulkan keterlambatan deteksi maupun false alarm. Penelitian ini
bertujuan merancang dan membangun sistem deteksi dini kebakaran berbasis Internet of
Things (IoT) menggunakan metode Rate of Rise (RoR) dan threshold adaptif multisensor
di PT. Delta Indonesia Laboratory. Sistem dirancang menggunakan mikrokontroler ESP32
yang terintegrasi dengan sensor suhu DS18B20, sensor gas/asap MQ-2, flame sensor, serta
relay sebagai aktuator alarm. Data sensor diproses pada perangkat menggunakan moving
average dan perhitungan RoR, kemudian dikirimkan ke server melalui protokol HTTP
POST untuk memperoleh status klasifikasi AMAN, WASPADA, atau BAHAYA. Pengujian
dilakukan melalui pengujian fungsional, kinerja deteksi, false alarm, dan Quality of Service
(QoS). Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu membaca data sensor,
mengirimkan data ke server, menerima respons API, dan mengaktifkan relay ketika status
BAHAYA diterima. Sistem membutuhkan waktu 10 detik untuk menghasilkan status
WASPADA dan 23 detik untuk menghasilkan status BAHAYA sejak kondisi awal pengujian.
Pengujian false alarm menunjukkan bahwa sistem tidak langsung mengaktifkan relay pada
kondisi anomali tunggal seperti paparan panas atau gas/asap, sehingga validasi
multisensor dapat membantu mengurangi potensi alarm palsu.

Tipe Dokumen: Thesis / Skripsi / Tugas Akhir (D4)
Subjek: 000 - Komputer, Informasi dan Referensi Umum > 000 Ilmu komputer, ilmu pengetahuan dan sistem-sistem > 000 Ilmu komputer, informasi dan pekerjaan umum
000 - Komputer, Informasi dan Referensi Umum > 000 Ilmu komputer, ilmu pengetahuan dan sistem-sistem > 004 Pemrosesan data dan ilmu komputer
000 - Komputer, Informasi dan Referensi Umum > 000 Ilmu komputer, ilmu pengetahuan dan sistem-sistem > 005 Pemrograman komputer, program dan data
Bidang, Unit, atau Jurusan Yang Ditujukan: Teknik Informatika dan Komputer > Teknik Multimedia dan Jaringan D4
User ID Pengunggah: Muhammad Abdan Syakuron
Date Deposited: 16 Jul 2026 02:54
Last Modified: 16 Jul 2026 02:54
URI: https://repository.pnj.ac.id/id/eprint/38590

Actions (login required)

View Item
View Item