ORIENTASI PENEMPATAN VENTILASI TERHADAP KENYAMANAN RUANG MENARA SAMAWA BERDASARKAN POLUTAN FISIK

2301311035, Wawan Setiyawan (2026) ORIENTASI PENEMPATAN VENTILASI TERHADAP KENYAMANAN RUANG MENARA SAMAWA BERDASARKAN POLUTAN FISIK. D3 thesis, Politeknik Neger Jakarta.

[thumbnail of Judul, Bab I dan Bab V] Text (Judul, Bab I dan Bab V)
Judul, Bab I dan Bab V.pdf

Download (4MB)
[thumbnail of Abstrak, Bab II-Bab IV] Text (Abstrak, Bab II-Bab IV)
Abstrak, Bab II - Bab IV, Lampiran.pdf
Restricted to Hanya Civitas Akademika PNJ

Download (19MB)

Abstrak

Menara Samawa merupakan hunian vertikal yang memiliki sistem ventilasi alami dan mekanis untuk menjaga kualitas udara dalam ruang. Orientasi tata letak ventilasi berperan penting dalam memengaruhi kondisi lingkungan dalam ruangan, khususnya terhadap parameter polutan fisik yang berkaitan dengan kenyamanan penghuni. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh orientasi tata letak ventilasi terhadap kenyamanan ruang pada unit tipe 2 Bedroom Menara Samawa berdasarkan parameter polutan fisik yang meliputi suhu udara, kelembapan relatif, konsentrasi partikulat PM 2,5, konsentrasi partikulat PM 10, dan intensitas pencahayaan.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif deskriptif dengan teknik pengukuran langsung (in situ) pada unit tipe 2 Bedroom Menara Samawa. Data diperoleh melalui pengukuran menggunakan Air Quality Meter dan Light Meter, kemudian dianalisis dengan membandingkan hasil pengukuran terhadap standar yang berlaku, yaitu Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1077/MENKES/PER/V/2011, SNI 03-6572-2001, dan SNI 03-6575-2001.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa orientasi tata letak ventilasi memengaruhi kondisi suhu udara, kelembapan relatif, konsentrasi partikulat, serta tingkat pencahayaan di dalam ruangan. Ventilasi yang didukung oleh bukaan alami dan ventilasi mekanis mampu membantu menjaga kualitas udara serta meningkatkan kenyamanan termal dan visual penghuni. Secara umum, kondisi parameter polutan fisik pada unit yang diteliti berada dalam kategori layak dan masih memenuhi standar yang dipersyaratkan. Faktor lingkungan sekitar bangunan, aktivitas penghuni, serta karakteristik material bangunan turut memberikan pengaruh terhadap kondisi kualitas udara dalam ruang.
Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi pengelola bangunan dan referensi dalam perancangan sistem ventilasi pada hunian vertikal guna meningkatkan kualitas udara dalam ruang serta kenyamanan penghuni.

Tipe Dokumen: Thesis / Skripsi / Tugas Akhir (D3)
Subjek: 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 620 Ilmu teknik dan ilmu yang berkaitan > 624 Teknik sipil
Bidang, Unit, atau Jurusan Yang Ditujukan: Teknik Sipil > Konstruksi Gedung D3
User ID Pengunggah: wawan setiyawan
Date Deposited: 02 Jul 2026 03:55
Last Modified: 02 Jul 2026 03:55
URI: https://repository.pnj.ac.id/id/eprint/37798

Actions (login required)

View Item
View Item