2102421028, Ahmad Adlin Maitsa (2025) PERBANDINGAN UNJUK KINERJA PLTMG 1 – PLTMG 2 DI SPBG LAMPUNG. Lainnya thesis, POLITEKNIK NEGERI JAKARTA.
![[thumbnail of BAB 1 & BAB 5_ Skripsi_Ahmad Adlin Maitsa]](https://repository.pnj.ac.id/style/images/fileicons/text.png)
Skripsi Ahmad Adlin Maitsa BAB 1 & BAB 5.pdf
Download (3MB)
![[thumbnail of BAB 2 - BAB 4_ Skripsi_Ahmad Adlin Maitsa]](https://repository.pnj.ac.id/style/images/fileicons/text.png)
Skripsi Ahmad Adlin Maitsa BAB 2 - BAB 4.pdf
Restricted to Hanya Civitas Akademika PNJ
Download (1MB)
![[thumbnail of Jurnal Prosiding Ahmad Adlin Maitsa - SNIV]](https://repository.pnj.ac.id/style/images/fileicons/text.png)
Jurnal Prosiding Ahmad Adlin Maitsa - SNIV.pdf
Restricted to Hanya Staff Repositori
Download (479kB)
Abstrak
Efisiensi operasional menjadi faktor krusial dalam menjamin keberlanjutan pembangkit
listrik berbahan bakar gas. Observasi awal di SPBG Lampung ditemukan indikasi adanya
pemborosan bahan bakar pada salah satu unit PLTMG, yang menimbulkan kekhawatiran
terhadap kinerja dan efisiensi operasional sistem pembangkitan. Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis dan membandingkan unjuk kinerja dua unit PLTMG di SPBG
Lampung berdasarkan Specific Fuel Consumption, Heat Rate, dan Efisiensi Termal serta
mengidentifikasi pola pembebanan yang paling optimal antara beban ±250 kW (1
kompresor) dan ±500 kW (2 kompresor). Metode yang digunakan adalah pendekatan
kuantitatif komparatif dengan menganalisis data logsheet harian. Hasil penelitian
menunjukkan pada beban (±250 kW), PLTMG 2 memiliki performa lebih baik dengan nilai
SFC sebesar 8,94 scf/kWh, Heat Rate 8.570 kJ/kWh, dan efisiensi termal 41,5%
dibandingkan PLTMG 1 SFC 9,60 scf/kWh, Heat Rate 9.390 kJ/kWh, dan efisiensi termal
38,2%. Sementara pada beban (±500 kW), kinerja PLTMG 2 juga lebih unggul dengan
nilai SFC 8,40 scf/kWh , Heat Rate 8.049 kJ/kWh, efisiensi termal 44,5 %. Sementara
untuk PLTMG 1 SFC nya yaitu 9,03 scf/kWh, Heat rate 8.782 kJ/kWh dan efisiensi
termalnya 41,0%. Dapat disimpulkan PLTMG 2 memiliki kinerja yang lebih efisien dan
pola pembebanan tinggi yaitu beban ±500 kW (2 kompresor) memberikan performa yang
lebih optimal.
Tipe Dokumen: | Thesis / Skripsi / Tugas Akhir (Lainnya) |
---|---|
Subjek: | 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 620 Ilmu teknik dan ilmu yang berkaitan > 629 Cabang teknik lainnya 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 670 Manufaktur, pabrik-pabrik > 670 Manufaktur, pabrik-pabrik 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 670 Manufaktur, pabrik-pabrik > 679 Produk lain dari jenis bahan tertentu |
Bidang, Unit, atau Jurusan Yang Ditujukan: | Teknik Mesin > Pembangkit Tenaga Listrik D4 |
User ID Pengunggah: | AhmadAdlin Maitsa |
Date Deposited: | 28 Aug 2025 10:20 |
Last Modified: | 28 Aug 2025 10:20 |
URI: | https://repository.pnj.ac.id/id/eprint/31641 |