2302315030, FIRMAN RIZKY ALFAIZZI (2026) RANCANG BANGUN SISTEM FEEDING FACILITY UNTUK MATERIAL RUBBER CARBON PADA PT. SOLUSI BANGUN INDONESIA TUBAN PLANT. D3 thesis, POITEKNIK NEGERI JAKARTA.
BAB I dan V Laporan Tugas Akhir Firman RA.pdf
Download (4MB)
BAB II sd IV Laporan Tugas Akhir Firman RA.pdf
Restricted to Hanya Civitas Akademika PNJ until 1 October 2026.
Download (2MB) | Request a copy
(Seminar Nasional) Firman Rizky Alfaizzi_2302315030.pdf
Restricted to Hanya Staff Repositori
Download (744kB) | Request a copy
Abstrak
PT Solusi Bangun Indonesia Tbk. Tuban Plant memanfaatkan rubber carbon (carbon black) sebagai salah satu Alternative Fuel and Raw Material (AFR) untuk meningkatkan Thermal Substitution Rate (TSR) dan mengurangi konsumsi bahan bakar fosil pada proses produksi semen. Namun, proses feeding material masih dilakukan secara manual sehingga membutuhkan banyak tenaga kerja, menghasilkan emisi debu yang tinggi, serta berpotensi menimbulkan risiko kesehatan, keselamatan kerja, dan pencemaran lingkungan akibat karakteristik material yang bersifat dusty, karsinogenik, dan mudah terbakar. Penelitian ini bertujuan merancang sistem feeding material rubber carbon yang aman, efisien, dan mampu meningkatkan kinerja operasional serta performa pembakaran.
Metode penelitian meliputi identifikasi masalah, studi lapangan, studi literatur, perancangan alternatif sistem feeding, evaluasi menggunakan metode pembobotan berdasarkan aspek impact/benefit, kapasitas, tingkat emisi debu, kemudahan operasional, dan biaya operasional, kemudian dilanjutkan dengan implementasi modifikasi serta analisis kinerja sistem. Empat alternatif sistem feeding dirancang dan dibandingkan untuk menentukan solusi yang paling optimal..
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem feeding Opsi 4 (Co-Grinding) memperoleh nilai pembobotan tertinggi sebesar 0,92 sehingga dipilih sebagai solusi terbaik. Implementasi sistem tersebut mampu mencapai kapasitas feeding sebesar 2,03 tph, meningkatkan Thermal Substitution Rate (TSR) dari 9,96% menjadi 19,64% atau meningkat sebesar 9,68 poin persentase, serta menghasilkan net benefit sebesar Rp1,24 miliar per bulan. Untuk mengurangi emisi debu selama proses transfer material dilakukan modifikasi pada hood belt conveyor L21-BC1 melalui penambahan sliding top cover dan checkhole berengsel, serta penerapan wet spray system menggunakan surfactant solution (campuran air dan sabun) yang terbukti meningkatkan kohesivitas material sehingga mampu menekan penyebaran debu.
| Tipe Dokumen: | Thesis / Skripsi / Tugas Akhir (D3) |
|---|---|
| Subjek: | 000 - Komputer, Informasi dan Referensi Umum > 000 Ilmu komputer, ilmu pengetahuan dan sistem-sistem > 001 Ilmu pengetahuan 000 - Komputer, Informasi dan Referensi Umum > 000 Ilmu komputer, ilmu pengetahuan dan sistem-sistem > 003 Sistem-sistem 100 - Filsafat dan Psikologi > 110 Metafisika > 118 Kekuatan dan energi |
| Bidang, Unit, atau Jurusan Yang Ditujukan: | Teknik Mesin > Teknik Mesin D3 |
| User ID Pengunggah: | Firman Alfaizzi |
| Date Deposited: | 22 Sep 2026 06:15 |
| Last Modified: | 22 Sep 2026 06:15 |
| URI: | https://repository.pnj.ac.id/id/eprint/43765 |

