ANALISA PENERAPAN SISTEM HYBRID PANEL SURYA FLEKSIBEL DAN PLTB UNTUK MESIN PENDINGIN IKAN PADA KAPAL NELAYAN

2202421016, Muhammad Bintang Jiaurrahman. (2026) ANALISA PENERAPAN SISTEM HYBRID PANEL SURYA FLEKSIBEL DAN PLTB UNTUK MESIN PENDINGIN IKAN PADA KAPAL NELAYAN. Lainnya thesis, POLITEKNIK NEGERI JAKARTA.

[thumbnail of Pendahuluan dan Penutup] Text (Pendahuluan dan Penutup)
Skripsi_Bab_1_dan_5_Lengkap.pdf

Download (3MB)
[thumbnail of Isi Bab 2 sd Bab 4] Text (Isi Bab 2 sd Bab 4)
Skripsi_Bab_2_3_4.pdf
Restricted to Hanya Civitas Akademika PNJ

Download (2MB)
[thumbnail of Manuskrip] Text (Manuskrip)
semnas_bintang revisiii.pdf
Restricted to Hanya Staff Repositori

Download (580kB)

Abstrak

Kapal nelayan di Pulau Pagerungan masih bergantung pada penggunaan es batu sebagai
media pendingin hasil tangkapan, sehingga meningkatkan biaya operasional dan
membatasi efisiensi kegiatan penangkapan ikan. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis kinerja sistem hybrid panel surya fleksibel dan Pembangkit Listrik Tenaga
Bayu (PLTB) sebagai sumber energi mesin pendingin ikan pada kapal nelayan berdasarkan
data operasional aktual dan hasil simulasi menggunakan perangkat lunak Homer Pro, serta
menganalisis manfaat ekonomi yang diperoleh dari penerapan sistem tersebut. Penelitian
dilakukan menggunakan metode observasi, pengukuran langsung selama lima hari, studi
literatur, dan simulasi menggunakan Homer Pro. Sistem hybrid yang diterapkan terdiri atas
panel surya fleksibel berkapasitas 3 kWp, satu unit turbin angin 500 W, dua unit baterai
LiFePO₄ 51,2 V 100 Ah, inverter hybrid Solax X1-HYB-3.0LV, serta dua unit mesin
pendingin ikan sebagai beban utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata
produksi energi panel surya mencapai 13,25 kWh/hari, sedangkan turbin angin
menghasilkan 0,421 kWh/hari, sehingga mampu memenuhi kebutuhan energi beban
sebesar 7,20 kWh/hari. Berdasarkan hasil simulasi Homer Pro diperoleh Net Present Cost
(NPC) sebesar Rp136.265.846, Cost of Energy (COE) sebesar Rp5.204,95/kWh, dan
Operating Cost sebesar Rp2.640.886 per tahun, yang menunjukkan sistem memiliki biaya
operasional yang relatif rendah. Dari aspek ekonomi, penerapan sistem hybrid mampu
mengurangi penggunaan es batu dan konsumsi bahan bakar sehingga menghasilkan
penghematan biaya operasional sekitar Rp110.000.000 per tahun. Berdasarkan biaya
investasi aktual proyek sebesar Rp231.000.000, diperoleh Payback Period selama 2,10
tahun, sehingga sistem hybrid dinilai layak diterapkan sebagai sumber energi mesin
pendingin ikan pada kapal nelayan baik dari aspek teknis maupun ekonomi.

Tipe Dokumen: Thesis / Skripsi / Tugas Akhir (Lainnya)
Subjek: 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 600 Teknologi (ilmu terapan) > 600 Teknologi
600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 620 Ilmu teknik dan ilmu yang berkaitan > 620 Ilmu teknik dan ilmu yang berkaitan
600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 620 Ilmu teknik dan ilmu yang berkaitan > 629 Cabang teknik lainnya
Bidang, Unit, atau Jurusan Yang Ditujukan: Teknik Mesin > Pembangkit Tenaga Listrik D4
User ID Pengunggah: 2202421016 muhammad bintang jiaurrahman
Date Deposited: 27 Aug 2026 03:48
Last Modified: 27 Aug 2026 03:48
URI: https://repository.pnj.ac.id/id/eprint/43502

Actions (login required)

View Item
View Item