2302311177, Adi Rizky Sanjaya (2026) PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK PADA PRODUKSI METAL PRINTING TINPLATE MENGGUNAKAN METODE FAILURE MODE AND EFFECT ANALISYS DI PT. XYZ. D3 thesis, POLITEKNIK NEGERI JAKARTA.
Tugas Akhir_Adi Rizky Sanjaya_2302311177_BAB 1 & 5.pdf
Download (2MB)
Tugas Akhir_Adi Rizky Sanjaya_2302311177 BAB 2-4.pdf
Restricted to Hanya Civitas Akademika PNJ
Download (3MB)
Semnas Paper_Adi Rizky Sanjaya_2302311177_2026.pdf
Restricted to Hanya Staff Repositori
Download (1MB)
Abstrak
Kualitas produk merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan daya saing perusahaan manufaktur karena berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan, efisiensi proses produksi, dan biaya akibat produk cacat. Pada industri kemasan logam, pengendalian kualitas diperlukan untuk memastikan setiap produk memenuhi standar yang telah ditetapkan. PT Pelangi Indah Canindo sebagai perusahaan yang bergerak di bidang produksi kemasan logam masih menghadapi permasalahan produk reject pada proses metal printing tinplate, khususnya cacat penyok dan miss register, yang berpotensi meningkatkan biaya produksi serta menurunkan kualitas produk. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi penyebab terjadinya cacat serta memberikan usulan perbaikan untuk meminimalkan tingkat kecacatan. Metode yang digunakan adalah Seven Tools yang meliputi check sheet, diagram batang, diagram Pareto, p-chart, dan diagram fishbone, serta Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) untuk menentukan prioritas risiko berdasarkan nilai Risk Priority Number (RPN). Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama Februari 2026 diproduksi sebanyak 170.119 lembar tinplate dengan total reject 459 lembar, terdiri atas 181 cacat penyok dan 278 cacat miss register. Berdasarkan analisis FMEA pada cacat penyok, penyebab dengan nilai RPN tertinggi adalah rantai wicket mengalami kemacetan sebesar (350), diikuti SOP penanganan tinplate belum diterapkan secara konsisten (RPN 270), penjadwalan maintenance yang tidak teratur (RPN 252), operator mengalami kelelahan saat proses produksi (RPN 225), serta operator kurang teliti saat menangani tinplate (RPN 216). Pada cacat miss register, penyebab dengan prioritas risiko tertinggi adalah kinerja pneumatic cylinder tinta yang tidak optimal (RPN 270), diikuti kurangnya ketelitian operator saat melakukan pengecekan cylinder tinta (RPN 200) dan penggunaan tinta yang telah lama disimpan (RPN 140). Berdasarkan hasil penelitian, usulan perbaikan yang direkomendasikan meliputi pelaksanaan preventive maintenance secara berkala pada rantai wicket dan pneumatic cylinder tinta, peningkatan kepatuhan terhadap SOP melalui briefing dan pelatihan operator, penyusunan jadwal maintenance yang teratur, pengaturan waktu kerja operator untuk mengurangi kelelahan, serta pemeriksaan kualitas tinta sebelum digunakan.
| Tipe Dokumen: | Thesis / Skripsi / Tugas Akhir (D3) |
|---|---|
| Subjek: | 000 - Komputer, Informasi dan Referensi Umum > 000 Ilmu komputer, ilmu pengetahuan dan sistem-sistem > 001 Ilmu pengetahuan |
| Bidang, Unit, atau Jurusan Yang Ditujukan: | Teknik Mesin > Teknik Mesin D3 |
| User ID Pengunggah: | ADI RIZKY SANJAYA |
| Date Deposited: | 18 Aug 2026 04:03 |
| Last Modified: | 18 Aug 2026 04:03 |
| URI: | https://repository.pnj.ac.id/id/eprint/43440 |

