Analisis Kinerja Sistem Hybrid PLTS DAN PLTB Horizontal Off - Grid di Daerah Pulau Pagerungan Kecil

2202421039, Nouvan Nur Farin (2026) Analisis Kinerja Sistem Hybrid PLTS DAN PLTB Horizontal Off - Grid di Daerah Pulau Pagerungan Kecil. Lainnya thesis, Politeknik NegerI Jakarta.

[thumbnail of Judul, Pendahuluan, dan Penutup] Text (Judul, Pendahuluan, dan Penutup)
ANALISIS KINERJA SISTEM HYBRID PLTS DAN PLTB HORIZONTAL OFF-GRID DI DAERAH PULAU PAGERUNGAN KECIL.pdf

Download (5MB)
[thumbnail of Bab 2 sd bab 4] Text (Bab 2 sd bab 4)
BAB 2-4.pdf
Restricted to Hanya Civitas Akademika PNJ

Download (4MB)
[thumbnail of Manuskrip] Text (Manuskrip)
Jurnal Seminar Nasional Analisis Kinerja Sistem Hybrid PLTS dan PLTB Horizontal Off - Grid di Daerah Pulau Pagerungan Kecil.pdf

Download (317kB)

Abstrak

Ketersediaan energi listrik yang andal masih menjadi tantangan di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) akibat keterbatasan jangkauan jaringan listrik konvensional. Sistem hybrid Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) merupakan salah satu alternatif pemanfaatan energi terbarukan untuk mendukung penyediaan listrik secara mandiri pada sistem off-grid. Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja sistem hybrid PLTS dan PLTB horizontal off-grid di Pulau Pagerungan Kecil, Kabupaten Sumenep. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data operasional sistem monitoring. Data yang dianalisis meliputi produksi energi PLTS, PLTB, kinerja baterai, serta kebutuhan beban listrik selama periode pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi energi sistem hybrid didominasi oleh PLTS dengan energi sebesar 18,642 kWh pada tanggal 22 Maret 2026 dan 29,853 kWh pada tanggal 23 Maret 2026, sedangkan energi PLTB masing-masing sebesar 1,277 kWh dan 1,123 kWh. Total energi sistem yang dihasilkan mencapai 19,919 kWh pada tanggal 22 Maret 2026 dan meningkat menjadi 28,976 kWh pada tanggal 23 Maret 2026. Analisis kinerja baterai menunjukkan nilai State of Charge (SOC) berada pada rentang 35%–100% dan Depth of Discharge (DoD) pada rentang 0%–65%, yang mengindikasikan bahwa baterai mampu mendukung proses penyimpanan dan penyaluran energi sesuai kondisi operasi sistem. Berdasarkan hasil penelitian, sistem hybrid PLTS–PLTB horizontal off-grid mampu menyediakan pasokan energi listrik secara berkelanjutan dengan PLTS sebagai sumber energi utama, PLTB sebagai sumber energi pendukung, serta baterai sebagai penyimpan energi untuk menjaga kontinuitas pasokan listrik.

Kata kunci: Sistem Hybrid, PLTS, PLTB, Baterai, Off-Grid, Energi Terbarukan.

Tipe Dokumen: Thesis / Skripsi / Tugas Akhir (Lainnya)
Subjek: 500 – Ilmu Pengetahuan > 530 Fisika > 537 Listrik dan elektronik
600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 600 Teknologi (ilmu terapan) > 600 Teknologi
Bidang, Unit, atau Jurusan Yang Ditujukan: Teknik Mesin > Pembangkit Tenaga Listrik D4
User ID Pengunggah: Nouvan Nur Farin
Date Deposited: 14 Aug 2026 01:48
Last Modified: 14 Aug 2026 01:48
URI: https://repository.pnj.ac.id/id/eprint/43417

Actions (login required)

View Item
View Item