PENENTUAN PRIORITAS PERAWATAN MESIN INJECTION MOLDING MENGGUNAKAN METODE PARETO DAN FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS

2302311063, Idris Adam (2026) PENENTUAN PRIORITAS PERAWATAN MESIN INJECTION MOLDING MENGGUNAKAN METODE PARETO DAN FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS. D3 thesis, Politeknik Negeri Jakarta.

[thumbnail of JUDUL, PENDAHULUAN, DAN PENUTUP] Text (JUDUL, PENDAHULUAN, DAN PENUTUP)
COVER, BAB 1, BAB 5, LAMPIRAN TA_2302311063.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of ISI BAB 2 sd BAB 4] Text (ISI BAB 2 sd BAB 4)
BAB 2, BAB 3, BAB 4 TA_2302311063.pdf
Restricted to Hanya Civitas Akademika PNJ

Download (1MB)
[thumbnail of ARTIKEL JURNAL] Text (ARTIKEL JURNAL)
Penentuan Prioritas Perawatan Mesin Injection Molding Menggunakan Metode Pareto dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) revisi^L (1).pdf
Restricted to Hanya Staff Repositori

Download (797kB)

Abstrak

Mesin Injection Molding Toshiba 1050 Ton memiliki peran penting dalam proses produksi, namun tingginya Downtime akibat kerusakan dapat menghambat kelancaran produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kerusakan dominan menggunakan Diagram Pareto, menentukan prioritas perawatan menggunakan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), serta menyusun usulan perbaikan berdasarkan Diagram Fishbone. Penelitian menggunakan data Downtime mesin periode Januari–Maret 2026. Diagram Pareto digunakan untuk menentukan kerusakan dominan, FMEA digunakan untuk menghitung nilai Risk Priority Number (RPN) berdasarkan parameter Severity (S), Occurrence (O), dan Detection (D), sedangkan Diagram Fishbone digunakan untuk mengidentifikasi akar penyebab kerusakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lima jenis kerusakan dominan menyumbang 80,58% dari total Downtime, yaitu Oli Mesin Bocor (35,95%), Kebocoran Seal MV (19,83%), Clamping Mesin Abnormal (9,92%), Part Short Tidak Stabil (9,92%), dan Ceceran Oli Area Mesin (4,96%). Hasil FMEA menunjukkan Part Short Tidak Stabil dan Clamping Mesin Abnormal memiliki nilai RPN tertinggi sebesar 210, sehingga menjadi prioritas utama perawatan. Berdasarkan analisis Fishbone, usulan perbaikan yang direkomendasikan meliputi penerapan preventive maintenance, inspeksi berkala, penggantian komponen sesuai umur pakai, peningkatan kompetensi operator, dan penerapan 5R di area kerja.

Tipe Dokumen: Thesis / Skripsi / Tugas Akhir (D3)
Subjek: 000 - Komputer, Informasi dan Referensi Umum > 000 Ilmu komputer, ilmu pengetahuan dan sistem-sistem > 001 Ilmu pengetahuan
600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 600 Teknologi (ilmu terapan) > 600 Teknologi
600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 620 Ilmu teknik dan ilmu yang berkaitan > 620 Ilmu teknik dan ilmu yang berkaitan
600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 670 Manufaktur, pabrik-pabrik > 670 Manufaktur, pabrik-pabrik
Bidang, Unit, atau Jurusan Yang Ditujukan: Teknik Mesin > Teknik Mesin D3
User ID Pengunggah: Idris Adam
Date Deposited: 05 Aug 2026 02:43
Last Modified: 05 Aug 2026 02:43
URI: https://repository.pnj.ac.id/id/eprint/43118

Actions (login required)

View Item
View Item