PENYEBAB KEBOCORAN HIGH SPEED DIESEL PADA BOSCH PUMP ENGINE MTU 12V 493 TW10 UNIT LOKOMOTIF BB 303

2302311093, Muhammad Mugopphi (2026) PENYEBAB KEBOCORAN HIGH SPEED DIESEL PADA BOSCH PUMP ENGINE MTU 12V 493 TW10 UNIT LOKOMOTIF BB 303. D3 thesis, Politeknik Negeri Jakarta.

[thumbnail of Halaman Identitas Laporan (Judul, Lembar Persetujuan, Lembar Pengesahan, Halaman Orisinalitas, Kata Pengantar, Daftar Isi, Daftar Gambar, Daftar Tabel), Abstrak, BAB 1, BAB 5, Daftar Pustaka / Referensi dan Lampiran] Text (Halaman Identitas Laporan (Judul, Lembar Persetujuan, Lembar Pengesahan, Halaman Orisinalitas, Kata Pengantar, Daftar Isi, Daftar Gambar, Daftar Tabel), Abstrak, BAB 1, BAB 5, Daftar Pustaka / Referensi dan Lampiran)
(BAB I & BAB V) JUDUL, PENDAHULUAN & PENUTUP.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of Isi (BAB 2 s/d BAB 4)] Text (Isi (BAB 2 s/d BAB 4))
BAB II, III, IV.pdf
Restricted to Hanya Civitas Akademika PNJ

Download (1MB)
[thumbnail of Manuskrip Artikel Ilmiah (Jurnal).pdf] Text
Manuskrip Artikel Ilmiah (Jurnal).pdf
Restricted to Hanya Staff Repositori

Download (359kB)

Abstrak

Lokomotif BB 303 merupakan lokomotif diesel hidrolik yang menggunakan engine MTU 12V 493 TW10 sebagai penggerak utamanya. Dalam pengoperasiannya, ditemukan permasalahan berupa kebocoran High Speed Diesel (HSD) pada area Bosch Pump yang disebabkan oleh pecahnya pipa fuel line assy, sehingga berdampak pada penurunan performa mesin, pemborosan bahan bakar, dan terganggunya kelancaran operasional lokomotif. Penelitian ini menggunakan metode Root Cause Analysis (RCA) dengan pendekatan Fishbone Diagram yang difokuskan pada empat faktor utama, yaitu Man (Manusia), Material (Bahan), Method (Metode), Machine (Mesin), dan Environment (Lingkungan) untuk memetakan seluruh faktor penyebab kebocoran, kemudian diperdalam melalui 5 Whys Analysis guna menemukan akar penyebab dari setiap permasalahan. Hasil analisis menunjukkan bahwa kebocoran HSD disebabkan oleh pemasangan pipa yang tidak memperhatikan radius lekukan standar OEM, Bosch Pump yang belum dikalibrasi sesuai interval perawatan, serta kondisi clamp dan bracket penopang pipa yang longgar atau hilang. Secara keseluruhan, akar penyebab utama yang teridentifikasi adalah kurangnya pengawasan manajemen terhadap pelaksanaan perawatan dan kalibrasi, serta SOP preventive maintenance yang belum lengkap dan komprehensif. Dengan demikian, penggantian pipa fuel line assy harus sesuai spesifikasi OEM, kalibrasi Bosch Pump secara berkala, pemeriksaan dan penggantian clamp yang rusak, serta penyempurnaan SOP dan peningkatan pengawasan manajemen terhadap pelaksanaan perawatan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

Kata Kunci: High Speed Diesel (HSD), Bosch Pump, pipa fuel line assy, Root Cause Analysis (RCA), 5 Whys Analysis

Tipe Dokumen: Thesis / Skripsi / Tugas Akhir (D3)
Subjek: 300 – Ilmu Sosial > 380 Perdagangan, komunikasi, dan transportasi > 385 Transportasi kereta api
600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 620 Ilmu teknik dan ilmu yang berkaitan > 620 Ilmu teknik dan ilmu yang berkaitan
600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 620 Ilmu teknik dan ilmu yang berkaitan > 625 Teknik jalan kereta api dan jalan raya
600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 620 Ilmu teknik dan ilmu yang berkaitan > 629 Cabang teknik lainnya
Bidang, Unit, atau Jurusan Yang Ditujukan: Teknik Mesin > Teknik Mesin D3
User ID Pengunggah: Muhammad Mugopphi
Date Deposited: 03 Aug 2026 09:57
Last Modified: 03 Aug 2026 09:57
URI: https://repository.pnj.ac.id/id/eprint/43016

Actions (login required)

View Item
View Item