ANALISIS DEFORMASI ROLLER CHAIN PADA APRON CONVEYOR K_491AC2 DI AREA KILN PLANT 6/11 PT XYZ

2302311150, Roganda Gabriel Nugraha Nainggolan (2026) ANALISIS DEFORMASI ROLLER CHAIN PADA APRON CONVEYOR K_491AC2 DI AREA KILN PLANT 6/11 PT XYZ. D3 thesis, Politeknik Negeri Jakarta.

[thumbnail of Bab 1&5] Text (Bab 1&5)
Tugas Akhir_Roganda Gabriel Nugraha Nainggolan_2302311150_Bab 1&5.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Bab 2-4] Text (Bab 2-4)
Tugas Akhir_ Roganda Gabriel Nugraha Nainggolan_2302311150_Bab 2-4.pdf
Restricted to Hanya Civitas Akademika PNJ

Download (1MB)
[thumbnail of Jurnal Seminar Nasional] Text (Jurnal Seminar Nasional)
Jurnal_Roganda Gabriel Nugraha Nainggolan_2302311150_Seminar Nasional.pdf
Restricted to Hanya Staff Repositori

Download (448kB)

Abstrak

PT XYZ merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri semen yang mengoperasikan unit apron conveyor K_491AC2 sebagai sarana transportasi material klinker dari area kiln plant 6/11 menuju proses selanjutnya. Roller chain merupakan komponen utama pada apron conveyor yang berfungsi sebagai elemen penggerak sekaligus penopang pan dalam mengangkut material klinker yang bersuhu tinggi dan bersifat abrasif. Kondisi operasi yang berat menyebabkan roller chain mengalami deformasi berupa keausan, elongasi (pertambahan panjang), serta perubahan bentuk pada komponen pin, bush, dan plate yang apabila melampaui batas toleransi dapat menurunkan kinerja conveyor dan menimbulkan gangguan operasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab terjadinya deformasi roller chain pada apron conveyor K_491AC2, mengevaluasi kondisi operasional serta beban kerja yang diterima komponen tersebut dan merumuskan usulan perbaikan guna memperpanjang umur pakai rantai serta meningkatkan
keandalan conveyor. Metode yang digunakan meliputi pengukuran deformasi rantai secara berkala, perhitungan persentase deformasi terhadap batas toleransi yang diizinkan, serta analisis akar penyebab menggunakan diagram fishbone. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat deformasi roller chain pada beberapa titik pengukuran telah mendekati maupun melampaui batas toleransi yang ditetapkan dengan faktor dominan penyebab
deformasi berasal dari gesekan abrasif material klinker, beban kejut akibat jatuhnya material, kondisi pelumasan yang belum optimal, serta pembebanan yang tidak merata pada rantai. Berdasarkan hasil tersebut disusun usulan perbaikan berupa optimalisasi program pelumasan, penjadwalan inspeksi dan penggantian komponen secara berkala, serta perbaikan pada sistem pengumpulan material sehingga deformasi roller chain dapat dikendalikan dan downtime akibat kerusakan rantai dapat diminimalkan.
Kata kunci : roller chain, apron conveyor, deformasi, keausan, kiln, diagram fihsbone

Tipe Dokumen: Thesis / Skripsi / Tugas Akhir (D3)
Subjek: 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 660 Teknik kimia > 669 Metal, Metalurgi
600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 670 Manufaktur, pabrik-pabrik > 670 Manufaktur, pabrik-pabrik
Bidang, Unit, atau Jurusan Yang Ditujukan: Teknik Mesin > Teknik Mesin D3
User ID Pengunggah: Roganda Gabriel Nugraha Nainggolan
Date Deposited: 01 Aug 2026 04:46
Last Modified: 01 Aug 2026 04:46
URI: https://repository.pnj.ac.id/id/eprint/42460

Actions (login required)

View Item
View Item