FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KETERLAMBATAN PENGIRIMAN BARANG MENGGUNAKAN METODE FISHBONE DIAGRAM DAN DMAIC (DEFINE, MEASURE, ANALYZE, IMPROVE, CONTROL) Studi Kasus PT XYZ

2205421091, Abdullah Abbas (2026) FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KETERLAMBATAN PENGIRIMAN BARANG MENGGUNAKAN METODE FISHBONE DIAGRAM DAN DMAIC (DEFINE, MEASURE, ANALYZE, IMPROVE, CONTROL) Studi Kasus PT XYZ. D4 thesis, Politeknik Negeri Jakarta.

[thumbnail of Judul, Pendahuluan, Penutup] Text (Judul, Pendahuluan, Penutup)
SKRIPSI PUBLIK_Abdullah Abbas.pdf

Download (846kB)
[thumbnail of isi bab 2 s/d bab 4] Text (isi bab 2 s/d bab 4)
SKRIPSI PRIVATE_Abdullah Abbas.pdf
Restricted to Hanya Civitas Akademika PNJ

Download (1MB)

Abstrak

Keterlambatan pengiriman barang menjadi salah satu permasalahan operasional yang dapat memengaruhi kualitas layanan, kepuasan pelanggan, serta pencapaian taerget pada perusahaan logistik. PT XYZ sebagai perusahaan yang bergerak di bidang jasa penyewaan armada truk masih menghadapi tingginya tingkat keterlambatan pengiriman yang berdampak pada meningkatnya biaya operasional dan menurunnya kepercayaan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab keterlambatan pengiriman barang menggunakan metode fishbone diagram berdasarkan pendekatan 6M (man, machine, method, material, measurement, dan mother nature) serta menyusun usulan perbaikan melalui tahapan Improve dan Control pada pendekatan DMAIC (define, measure, analyze, improve, control). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi yang melibatkan Manajer operasional, staf operasional, serta pengemudi sebagai informan. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan HuberMan yang dipadukan dengan tahapan DMAIC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlambatan pengiriman dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain rendahnya kedisiplinan pengemudi, kurang optimalnya koordinasi operasional, kondisi armada yang memerlukan perawatan, ketidaksesuaian penerapan standar operasional prosedur, keterlambatan kesiapan barang, ketidakakuratan pengukuran kinerja, serta faktor cuaca dan kondisi lalu lintas. Berdasarkan temuan tersebut, disusun usulan perbaikan berupa penekanan pada implementasi SOP yang telah ada, peningkatan koordinasi antarbagian, penjadwalan perawatan armada secara berkala, pengembangan sistem peMantauan kinerja, serta rencana pengendalian berkelanjutan melalui tahap Control. Penerapan metode Fishbone Diagram dan pendekatan DMAIC diharapkan mampu membantu perusahaan mengurangi keterlambatan pengiriman serta meningkatkan kinerja operasional secara berkelanjutan.

Tipe Dokumen: Thesis / Skripsi / Tugas Akhir (D4)
Subjek: 300 – Ilmu Sosial > 380 Perdagangan, komunikasi, dan transportasi > 388 Transportasi
600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 650 Manajemen dan hubungan masyarakat > 658 Manajemen umum
Bidang, Unit, atau Jurusan Yang Ditujukan: Administrasi Bisnis > Administrasi Bisnis D4
User ID Pengunggah: abdullah abbas
Date Deposited: 30 Jul 2026 01:32
Last Modified: 30 Jul 2026 01:32
URI: https://repository.pnj.ac.id/id/eprint/42088

Actions (login required)

View Item
View Item