2202431037, Carelita Maulidi Agnia (2026) ANALISIS KINERJA ENERGI DAN PELUANG EFISIENSI ENERGI PADA AREA CRUSHING BERDASARKAN ISO 50001:2018 DI PT. X. D4 thesis, Politeknik Negeri Jakarta.
Skripsi Carelita Maulidi Agnia Halaman Sampul, Halaman Judul, Daftar Isi, Daftar Gambar, Daftar Tabel, Daftar Lampiran, BAB 1, BAB 5 dan Lampiran.pdf
Download (3MB)
Skripsi Carelita Maulidi Agnia, BAB 2 - 4.pdf
Restricted to Hanya Civitas Akademika PNJ
Download (2MB)
Jurnal Carelita Maulidi Agnia-Template REM 2022.pdf
Restricted to Hanya Staff Repositori
Download (922kB)
Abstrak
Konsumsi energi listrik pada industri pertambangan merupakan salah satu aspek penting yang memengaruhi efisiensi operasional dan biaya produksi. Area crushing sebagai bagian dari proses pengolahan bijih memiliki kontribusi konsumsi energi yang signifikan karena didominasi oleh penggunaan motor listrik pada crusher, conveyor, dan peralatan pendukung lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai indikator kinerja energi (Energy Performance Indicator / EnPI) pada area crushing berdasarkan kerangka Sistem Manajemen Energi ISO 50001:2018 melalui penentuan Energy Performance Indicator (EnPI) dan Energy Baseline (EnB), mengidentifikasi peluang efisiensi energi berdasarkan analisis beban motor dan kondisi operasi peralatan, serta menghitung potensi penghematan energi listrik yang dapat dicapai. Metode penelitian yang digunakan meliputi pengumpulan data konsumsi energi listrik, data produksi, spesifikasi motor, dan jam operasi peralatan. Analisis kinerja energi dilakukan dengan menghitung EnPI dalam satuan kWh/ton dan menyusun Energy Baseline (EnB) sebagai acuan evaluasi konsumsi energi, serta analisis deviasi konsumsi energi aktual terhadap EnB untuk mengidentifikasi peluang peningkatan kinerja energi sesuai prinsip perbaikan berkelanjutan dalam ISO 50001:2018. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi energi listrik total area crushing sebesar 2.554.880 kWh/tahun. Analisis beban motor menunjukkan beberapa peralatan beroperasi pada kondisi beban yang belum optimal sehingga menyebabkan konsumsi energi lebih tinggi dibandingkan kebutuhan aktual. Berdasarkan analisis deviasi terhadap Energy Baseline, diperoleh potensi penghematan energi listrik sebesar 31.877 kWh/tahun atau sekitar 1,25% dari total konsumsi energi area crushing. Dengan asumsi tarif listrik sebesar Rp1.200/kWh, potensi penghematan biaya yang dapat dicapai sebesar Rp38.252.400 per tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip ISO 50001:2018 melalui pemantauan EnPI dan EnB dapat digunakan sebagai dasar evaluasi kinerja energi serta mendukung peningkatan efisiensi energi dan pengurangan biaya operasional pada area crushing PT. X.
Kata kunci: Energy Performance Indicator (EnPI), Energy Baseline (EnB), efisiensi energi, area cruhsing, konsumsi energi listrik, ISO 50001.
| Tipe Dokumen: | Thesis / Skripsi / Tugas Akhir (D4) |
|---|---|
| Subjek: | 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 600 Teknologi (ilmu terapan) > 600 Teknologi 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 620 Ilmu teknik dan ilmu yang berkaitan > 620 Ilmu teknik dan ilmu yang berkaitan 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 620 Ilmu teknik dan ilmu yang berkaitan > 622 Teknik tambang dan teknik pertambangan |
| Bidang, Unit, atau Jurusan Yang Ditujukan: | Teknik Mesin > Teknologi Rekayasa Konversi Energi D4 |
| User ID Pengunggah: | Carelita Maulidi Agnia |
| Date Deposited: | 15 Sep 2026 01:33 |
| Last Modified: | 15 Sep 2026 01:33 |
| URI: | https://repository.pnj.ac.id/id/eprint/41993 |

