PENGARUH PENEMPATAN DINDING SETENGAH BATA PADA BANGUNAN SOFT STORY TERHADAP KINERJA STRUKTUR DAN POLA KERUNTUHAN

2101421061, Aliyandro Naburju Pasaribu (2026) PENGARUH PENEMPATAN DINDING SETENGAH BATA PADA BANGUNAN SOFT STORY TERHADAP KINERJA STRUKTUR DAN POLA KERUNTUHAN. D4 thesis, Politeknik Negeri Jakarta.

[thumbnail of Abstrak, Bab II - Bab IV, Lampiran] Text (Abstrak, Bab II - Bab IV, Lampiran)
Abstrak, BAB II, BAB III, BAB IV, Lampiran.pdf
Restricted to Hanya Civitas Akademika PNJ

Download (7MB)
[thumbnail of Judul, Bab I dan Bab V] Text (Judul, Bab I dan Bab V)
Cover, Kelengkapan Awal, BAB I, BAB V, Daftar Pustaka (REV.1).pdf

Download (695kB)

Abstrak

Banyaknya bangunan komersil yang memiliki tingkat dasar yang lebih tinggi dibanding tingkat tipikalnya membuat dapat terjadinya fenomena soft story. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh variasi penempatan dinding pengisi setengah bata, yang dimodelkan sebagai equivalent diagonal strut, terhadap kinerja seismik bangunan gedung yang memiliki ketidakberaturan vertikal tingkat lunak (soft story). Analisis struktur dilakukan menggunakan metode dinamik linier (Response Spectrum) dan statik non-linier (Pushover Analysis) berdasarkan standar SNI 1726:2019 dan FEMA 440 pada tiga konfigurasi pemodelan: Model 1 (bare frame), Model 2 (bare frame dengan strut dua sisi di arah y), dan Model 3 (bare frame dengan strut dua sisi searah y dan satu sisi searah x). Hasil pemeriksaan awal mengonfirmasi terjadinya pelemahan kekakuan lateral (soft story Tipe 1a) pada tingkat 2. Analisis respons dinamis menunjukkan bahwa Model 1 menghasilkan simpangan antar-tingkat (story drift) maksimum terbesar (75,3115 mm pada arah x). Sebaliknya, Model 3 terbukti mampu mereduksi simpangan lateral bangunan secara efektif. Berdasarkan analisis kinerja struktur (pushover), ketiga model mencapai level kinerja Damage Control (DC), dengan rasio simpangan total secara konsisten berada di rentang 0,01 – 0,02. Pola keruntuhan seluruh model menunjukkan mekanisme beam sway (strong column-weak beam), di mana sendi plastis dominan terbentuk pada elemen balok terlebih dahulu sebelum kolom.

Tipe Dokumen: Thesis / Skripsi / Tugas Akhir (D4)
Subjek: 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 620 Ilmu teknik dan ilmu yang berkaitan > 624 Teknik sipil
Bidang, Unit, atau Jurusan Yang Ditujukan: Teknik Sipil > Konstruksi Gedung D4
User ID Pengunggah: Aliyandro Naburju Pasaribu
Date Deposited: 30 Jul 2026 02:42
Last Modified: 30 Jul 2026 02:42
URI: https://repository.pnj.ac.id/id/eprint/41682

Actions (login required)

View Item
View Item