ANALISIS RELIABILITY BELT CONVEYOR 3 LINE A SISTEM COAL HANDLING TAHUN 2025 MENGGUNAKAN DISTRIBUSI LOGNORMAL DI PLTU PELABUHAN RATU

2202421054, Rizki Utomo (2026) ANALISIS RELIABILITY BELT CONVEYOR 3 LINE A SISTEM COAL HANDLING TAHUN 2025 MENGGUNAKAN DISTRIBUSI LOGNORMAL DI PLTU PELABUHAN RATU. Lainnya thesis, Politeknik Negeri Jakarta.

[thumbnail of Judul, Pendahuluan dan Penutup] Text (Judul, Pendahuluan dan Penutup)
Pendahuluan_Skripsi Rizki Utomo.pdf

Download (24MB)
[thumbnail of Isi Bab 2 sd Bab 4] Text (Isi Bab 2 sd Bab 4)
Isi_Skripsi Rizki Utomo (Water Mark).pdf
Restricted to Hanya Civitas Akademika PNJ

Download (95MB)
[thumbnail of Manuskrip] Text (Manuskrip)
Rizki Utomo_Semnas_2026_(Rev 1).pdf
Restricted to Hanya Staff Repositori

Download (378kB)

Abstrak

Belt Conveyor merupakan peralatan penting dalam sistem Coal Handling yang berfungsi menyalurkan batubara dari satu titik ke titik lainnya menuju bunker atau coal yard. Gangguan pada peralatan ini dapat menghambat pasokan batubara, meningkatkan downtime, dan memengaruhi kontinuitas operasi pembangkit. Penelitian ini bertujuan menganalisis keandalan Belt Conveyor pada sistem Coal Handling di PLTU Pelabuhan Ratu, mengidentifikasi komponen dominan penyebab gangguan, serta menentukan rekomendasi interval pemeliharaan. Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif berdasarkan data gangguan, waktu operasi, downtime, dan waktu perbaikan Belt Conveyor periode Januari sampai Desember 2025. Data dianalisis menggunakan Diagram Pareto, Mean Time Between Failure (MTBF), Mean Time To Repair (MTTR), Availability, dan Reliability dengan bantuan perangkat lunak Minitab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rekomendasi interval pemeliharaan ditetapkan berdasarkan target Reliability minimum sebesar 90% sebagai batas nilai keandalan setiap komponen Belt Conveyor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komponen Idler dan Chute merupakan komponen yang paling dominan mengalami gangguan pada Belt Conveyor 3 Line A dengan frekuensi masing-masing 14 dan 12 kejadian. Hasil perhitungan menunjukkan nilai Availability sebesar 98,54%, sedangkan nilai Reliability komponen Idler dan Chute pada saat mencapai MTTF masing-masing sebesar 31,38% dan 35,75%. Berdasarkan target Reliability minimum sebesar 90%, diperoleh rekomendasi interval preventive maintenance untuk komponen Idler selama 59,47 jam dan Chute selama 59,46 jam operasi. Rekomendasi tersebut diharapkan dapat menjadi acuan dalam penyusunan jadwal pemeliharaan untuk mengurangi risiko kegagalan, menekan downtime, serta menjaga keandalan sistem Coal Handling.

Tipe Dokumen: Thesis / Skripsi / Tugas Akhir (Lainnya)
Subjek: 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 600 Teknologi (ilmu terapan) > 600 Teknologi
600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 620 Ilmu teknik dan ilmu yang berkaitan > 620 Ilmu teknik dan ilmu yang berkaitan
600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 620 Ilmu teknik dan ilmu yang berkaitan > 621 Fisika terapan
Bidang, Unit, atau Jurusan Yang Ditujukan: Teknik Mesin > Pembangkit Tenaga Listrik D4
User ID Pengunggah: Rizki Utomo
Date Deposited: 04 Aug 2026 08:44
Last Modified: 04 Aug 2026 08:44
URI: https://repository.pnj.ac.id/id/eprint/41319

Actions (login required)

View Item
View Item