2202431035, Alfina Anjarwati (2026) ANALISIS EFISIENSI DAN POTENSI PENGHEMATAN ENERGI SISTEM HVAC PADA KONDISI OPERASI CHILLER UNIT 2 DI GEDUNG X BERDASARKAN HASIL AUDIT ENERGI. D4 thesis, Politeknik Negeri Jakarta.
Judul, BAB I, BAB V, dan Lampiran.pdf
Download (3MB)
BAB II, BAB III, BAB IV.pdf
Restricted to Hanya Civitas Akademika PNJ
Download (1MB)
Jurnal+SEMNAS_Alfina.pdf
Restricted to Hanya Staff Repositori
Download (583kB)
Abstrak
Gedung X merupakan bangunan perkantoran yang menerapkan sistem Heating, Ventilation, and Air Conditioning (HVAC) berbasis water cooled centrifugal chiller untuk memenuhi kebutuhan kenyamanan termal. Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja efisiensi energi sistem HVAC pada kondisi operasional Chiller Unit 2 berdasarkan data hasil audit energi dengan mengacu pada standar SNI 6390:2020 dan ASHRAE 90.1, serta mengidentifikasi potensi penghematan energi dan biaya operasional. Penelitian ini menggunakan data hasil audit energi yang diperoleh selama tiga hari pengukuran, yaitu pada 11–13 Desember 2025, dengan interval pencatatan setiap 10 menit untuk menganalisis kondisi operasional sistem. Data yang diukur meliputi temperatur kondensor dan evaporator, laju aliran air, konsumsi daya listrik chiller, pompa, dan cooling tower, serta parameter operasional FCU dan kondisi lingkungan untuk menganalisis kinerja dan efisiensi sistem HVAC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem HVAC Gedung X masih belum efisien, ditunjukkan oleh efisiensi chiller plant sebesar 1,34 kW/TR yang termasuk kategori Needs Improvement berdasarkan standar ASHRAE 90.1. Chiller Unit 2 memiliki nilai COP sebesar 5,56 dan konsumsi energi spesifik sebesar 0,63 kW/TR, sehingga belum memenuhi standar SNI 6390:2020 (COP ≥ 6,29 dan ≤ 0,56 kW/TR). Selain itu, cooling tower hanya memiliki efisiensi 47% dengan nilai approach 2,94°C, sedangkan 18 sampel FCU menunjukkan rata-rata kapasitas pendinginan dan aliran udara masing-masing sebesar 58% dan 65% dari nilai desain. Berdasarkan analisis target kinerja optimal, penerapan berbagai tindakan perbaikan pada chiller, cooling tower, perpipaan, dan FCU berpotensi menghasilkan penghematan energi sebesar 255.803,68 kWh/tahun atau 4,79% terhadap konsumsi energi HVAC, dengan potensi penghematan biaya operasional sebesar Rp 264.956.304,54/tahun atau 2,56% dari total biaya energi gedung.
| Tipe Dokumen: | Thesis / Skripsi / Tugas Akhir (D4) |
|---|---|
| Subjek: | 000 - Komputer, Informasi dan Referensi Umum > 000 Ilmu komputer, ilmu pengetahuan dan sistem-sistem > 001 Ilmu pengetahuan 500 – Ilmu Pengetahuan > 530 Fisika > 537 Listrik dan elektronik |
| Bidang, Unit, atau Jurusan Yang Ditujukan: | Teknik Mesin > Teknologi Rekayasa Konversi Energi D4 |
| User ID Pengunggah: | Alfina Anjarwati |
| Date Deposited: | 28 Jul 2026 02:07 |
| Last Modified: | 28 Jul 2026 02:07 |
| URI: | https://repository.pnj.ac.id/id/eprint/41191 |

