2201421031, Mohammad Rafly Al Ghifari (2026) PENGARUH SUBSTITUSI PARSIAL GGBFS UNTUK PORTLAND COMPOSITE CEMENT DENGAN PENAMBAHAN PLASTICIZER 0,8% PADA BETON NORMAL. D4 thesis, Politeknik Negeri Jakarta.
File 1_Skripsi_Teknik Konstruksi Gedung_Mohammad Rafly Al Ghifari.pdf
Download (710kB)
File 2_Skripsi_Teknik Konstruksi Gedung_Mohammad Rafly Al Ghifari.pdf
Restricted to Hanya Civitas Akademika PNJ
Download (3MB)
Abstrak
Peningkatan kebutuhan beton sebagai material konstruksi berbanding lurus dengan tingginya
konsumsi semen Portland yang berkontribusi besar terhadap emisi karbon. Ground Granulated
Blast Furnace Slag (GGBFS) merupakan limbah industri baja yang berpotensi sebagai
substitusi parsial semen Portland Composite Cement (PCC), namun penggunaannya dapat
menurunkan workability beton sehingga diperlukan penambahan plasticizer. Penelitian ini
bertujuan menganalisis pengaruh substitusi parsial GGBFS terhadap semen PCC dengan
variasi 5%, 10%, dan 15%, serta penambahan plasticizer sebesar 0,8% dari berat semen
terhadap karakteristik beton normal. Metode penelitian dilakukan secara eksperimental di
laboratorium dengan pengujian material, beton segar, dan beton keras pada umur 7 dan 28
hari, kemudian data dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh variasi campuran memenuhi target nilai slump
rencana (75–100 mm), meskipun nilai slump cenderung menurun dengan bertambahnya kadar
GGBFS dan plasticizer. Substitusi GGBFS terbukti meningkatkan kuat tekan, kuat tarik belah,
dan kuat tarik lentur beton secara signifikan (nilai signifikansi < 0,05), dan peningkatan
tersebut semakin besar dengan adanya penambahan plasticizer 0,8%. Pada umur 28 hari, kuat
tekan tertinggi dicapai oleh variasi PCC 85% + GGBFS 15% + plasticizer 0,8% sebesar 33,104
MPa, meningkat 14,26% dibandingkan beton kontrol (28,973 MPa). Pola yang sama juga
terjadi pada kuat tarik belah (2,872 MPa, naik 14,28%) dan kuat tarik lentur (3,87 MPa, naik
16,22%). Berdasarkan nilai koefisien determinasi (R²), pengaruh GGBFS dan plasticizer
terhadap kuat tekan, kuat tarik belah, dan kuat tarik lentur berturut-turut sebesar 92,6%,
93,7%, dan 97,8%, sedangkan terhadap berat isi beton segar hanya 7,8%. Berdasarkan nilai
standardized coefficients (Beta), substitusi GGBFS memberikan pengaruh yang lebih
dominan dibandingkan plasticizer pada kuat tekan dan kuat tarik belah, sementara kontribusi
plasticizer relatif lebih besar pada kuat tarik lentur. Hasil ini menunjukkan bahwa kombinasi
substitusi GGBFS dan penambahan plasticizer 0,8% dapat menjadi alternatif material yang
lebih ramah lingkungan tanpa mengorbankan performa struktural beton normal.
| Tipe Dokumen: | Thesis / Skripsi / Tugas Akhir (D4) |
|---|---|
| Subjek: | 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 620 Ilmu teknik dan ilmu yang berkaitan > 624 Teknik sipil |
| Bidang, Unit, atau Jurusan Yang Ditujukan: | Teknik Sipil > Konstruksi Gedung D4 |
| User ID Pengunggah: | Mohammad Rafly Al Ghifari |
| Date Deposited: | 30 Jul 2026 01:09 |
| Last Modified: | 30 Jul 2026 01:09 |
| URI: | https://repository.pnj.ac.id/id/eprint/40974 |

