PENGARUH SUBSTITUSI PARSIAL FLY ASH UNTUK SEMEN PCC DENGAN PENAMBAHAN SERAT POLYPROPYLENE 0,5% DAN PLASTICIZERS 0,8% TERHADAP KINERJA BETON

2201421069, Aryo Bayu Nugroho (2026) PENGARUH SUBSTITUSI PARSIAL FLY ASH UNTUK SEMEN PCC DENGAN PENAMBAHAN SERAT POLYPROPYLENE 0,5% DAN PLASTICIZERS 0,8% TERHADAP KINERJA BETON. D4 thesis, Politeknik Negeri Jakarta.

[thumbnail of Judul, Bab I dan Bab V] Text (Judul, Bab I dan Bab V)
Judul, BAB I, BABV, Dapus_Aryo Bayu Nugroho.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Abstrak, Bab II - Bab IV, Lampiran] Text (Abstrak, Bab II - Bab IV, Lampiran)
Abstrak, Bab II-Bab IV, Lampiran_Aryo Bayu Nugroho.pdf
Restricted to Hanya Civitas Akademika PNJ

Download (4MB) | Request a copy

Abstrak

Industri semen merupakan salah satu penyumbang emisi karbon dioksida CO2 terbesar akibat proses produksi klinker pada suhu tinggi. Upaya mengurangi dampak lingkungan tersebut mendorong pengembangan beton ramah lingkungan melalui substitusi parsial Portland Composite Cement (PCC) menggunakan Fly ash sebagai material pozzolan, penambahan serat Polypropylene sebesar 0,5% untuk mendongkrak daktilitas melalui efek kekangan (bridging effect), serta plasticizer Devcon 870N sebesar 0,8% untuk mempertahankan workability. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh substitusi parsial PCC dengan variasi kadar Fly ash (5%, 10%, dan 15%), serat Polypropylene 0,5%, dan plasticizer 0,8% terhadap kinerja mekanis beton normal mutu rencana f’c 35 MPa untuk elemen balok. Pengujian sifat mekanis dilakukan pada umur 28 hari meliputi kuat tekan, kuat tarik belah, dan kuat lentur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beton kontrol (100% PCC) menghasilkan kuat tekan 26,55 MPa, kuat tarik belah 1,09 MPa, dan kuat lentur 2,81 MPa. Kombinasi campuran optimum diperoleh pada variasi PCC 90% + Fly ash 10% + Polypropylene 0,5% + Plasticizer 0,8%, yang berhasil menghasilkan kuat tekan tertinggi sebesar 35,22 MPa (melampaui mutu rencana), kuat tarik belah sebesar 3,75 MPa, dan kuat lentur sebesar 4,93 MPa. Sebaliknya, peningkatan kadar Fly ash menjadi 15% menurunkan kinerja mekanis akibat berkurangnya kadar semen murni untuk hidrasi awal. Secara keseluruhan, kombinasi bahan tambah ini terbukti konsisten meningkatkan performa daktilitas dan workability sekaligus berpotensi mengurangi konsumsi klinker menuju konstruksi beton yang berkelanjutan.

Tipe Dokumen: Thesis / Skripsi / Tugas Akhir (D4)
Subjek: 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 620 Ilmu teknik dan ilmu yang berkaitan > 624 Teknik sipil
Bidang, Unit, atau Jurusan Yang Ditujukan: Teknik Sipil > Konstruksi Gedung D4
User ID Pengunggah: Aryo Bayu Nugroho
Date Deposited: 30 Jul 2026 03:58
Last Modified: 30 Jul 2026 03:58
URI: https://repository.pnj.ac.id/id/eprint/40833

Actions (login required)

View Item
View Item