2301321081, Dewa Putra Aditama (2026) ANALISIS TINGKAT RISIKO KETERLAMBATAN MENGGUNAKAN METODE FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) PEKERJAAN GIRDER SIMPANG MATRAMAN PROYEK LRT JAKARTA FASE 1B VELODROME – MANGGARAI. D3 thesis, Politeknik Negeri Jakarta.
REVISI2_FIX_BAB 1&5_Dewa Putra Aditama_3KS2_MK.pdf
Download (2MB)
REVISI2_FIX_BAB 2-4_Dewa Putra Aditama_3KS2_MK.pdf
Restricted to Hanya Civitas Akademika PNJ
Download (1MB)
Abstrak
Meskipun perencanaan telah disusun matang, Proyek LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai tetap mengalami keterlambatan ereksi Steel Box Girder (SBG) di kawasan Simpang Matraman, khususnya pier P122-P124. Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) lazim digunakan dalam kajian risiko konstruksi, namun jarang diterapkan pada keterlambatan ereksi girder LRT, sehingga celah ini dijawab penelitian ini, yang mengidentifikasi faktor pemicu keterlambatan dan menghitung Risk Priority Number (RPN) untuk menetapkan risiko paling kritis. Data diperoleh dari observasi lapangan, wawancara, dan kuesioner 20 responden yang divalidasi akademisi dan praktisi industri, dinilai pada aspek Severity, Occurrence, dan Detection lalu dikalikan untuk memperoleh RPN. Cuaca buruk menjadi faktor paling kritis (RPN 30,15), disusul kurangnya peralatan pendukung (25,05) dan kekurangan tenaga kerja (24,4). Penjadwalan kerja fleksibel disarankan sebagai mitigasi cuaca buruk, sementara risiko lain ditangani melalui kontrol harian digital dan preventive maintenance.
| Tipe Dokumen: | Thesis / Skripsi / Tugas Akhir (D3) |
|---|---|
| Subjek: | 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 620 Ilmu teknik dan ilmu yang berkaitan > 624 Teknik sipil |
| Bidang, Unit, atau Jurusan Yang Ditujukan: | Teknik Sipil > Konstruksi Sipil D3 |
| User ID Pengunggah: | A. Md. T DEWA PUTRA ADITAMA |
| Date Deposited: | 29 Jul 2026 08:31 |
| Last Modified: | 29 Jul 2026 08:31 |
| URI: | https://repository.pnj.ac.id/id/eprint/40739 |

