ANALISIS UMUR SISA PERKERASAN LENTUR JALAN TOL AKIBAT MUATAN BERLEBIH

2201411008, Muhammad Rayhan Bagaskara (2026) ANALISIS UMUR SISA PERKERASAN LENTUR JALAN TOL AKIBAT MUATAN BERLEBIH. D4 thesis, Politeknik Negeri Jakarta.

[thumbnail of Judul, Bab I dan Bab V] Text (Judul, Bab I dan Bab V)
Repository 1_Geoteknik, Pengukuran, dan Jalan Raya_Muhammad Rayhan Bagaskara_Teknik Perancangan Jalan dan Jembatan.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Abstrak, Bab II - Bab IV, Lampiran] Text (Abstrak, Bab II - Bab IV, Lampiran)
Repository 2_Geoteknik, Pengukuran, dan Jalan Raya_Muhammad Rayhan Bagaskara_Teknik Perancangan Jalan dan Jembatan.pdf
Restricted to Hanya Civitas Akademika PNJ

Download (4MB)

Abstrak

Pertumbuhan lalu lintas kendaraan berat pada jalan tol menyebabkan peningkatan beban yang diterima struktur perkerasan. Salah satu faktor utama yang mempercepat penurunan umur layan perkerasan adalah kendaraan yang beroperasi melebihi Jumlah Berat Bruto (JBB) atau dikenal sebagai Over Dimension Over Loading (ODOL). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kendaraan bermuatan berlebih terhadap umur sisa perkerasan lentur, mengidentifikasi golongan kendaraan yang memberikan dampak terbesar terhadap penurunan umur rencana, serta memberikan rekomendasi penanganan berdasarkan hasil analisis. Penelitian dilakukan pada ruas Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) W2 Utara segmen Kebon Jeruk–Ulujami dengan menggunakan metode AASHTO 1993. Data yang digunakan meliputi Lalu Lintas Harian Rata-rata (LHR), data kendaraan ODOL, konfigurasi sumbu kendaraan, dan data teknis perkerasan. Analisis dilakukan melalui perhitungan Vehicle Damage Factor (VDF), Equivalent Single Axle Load (ESAL), dan Remaining Life (RL). Simulasi pembebanan dilakukan dengan peningkatan beban kendaraan mulai dari 25% hingga 225% dari beban normal untuk mengetahui pengaruh kenaikan beban terhadap umur sisa perkerasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendaraan ODOL memberikan dampak yang sangat signifikan terhadap penurunan umur rencana perkerasan. Nilai remaining life menunjukkan bahwa umur sisa perkerasan secara teoritis telah habis (RL = 0%), yang mengindikasikan beban lalu lintas kumulatif telah melampaui kapasitas rencana. Kendaraan Golongan II dengan JBB 11 ton merupakan jenis kendaraan yang memberikan dampak terbesar terhadap penurunan umur rencana dengan nilai VDF sebesar 9,132090334 dan menyebabkan penurunan umur perkerasan hingga -857,46%. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan pengawasan kendaraan melalui sistem Weight in Motion (WIM), penegakan hukum terhadap pelanggaran muatan, pemeliharaan jalan secara berkala, serta peningkatan kapasitas struktur perkerasan pada ruas dengan lalu lintas berat yang tinggi.

Tipe Dokumen: Thesis / Skripsi / Tugas Akhir (D4)
Subjek: 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 620 Ilmu teknik dan ilmu yang berkaitan > 624 Teknik sipil
Bidang, Unit, atau Jurusan Yang Ditujukan: Teknik Sipil > Teknik Perancangan Jalan dan Jembatan D4
User ID Pengunggah: Muhammad Rayhan Bagaskara
Date Deposited: 25 Jul 2026 08:14
Last Modified: 25 Jul 2026 08:14
URI: https://repository.pnj.ac.id/id/eprint/40505

Actions (login required)

View Item
View Item