PENAMBAHAN ADITIF KLING BETA LL TERHADAP KARAKTERISTIK MARSHALL DAN DEFORMASI PERMANEN CAED CSS-1

2201411022, Muhamad Fadly Suhariyanto (2026) PENAMBAHAN ADITIF KLING BETA LL TERHADAP KARAKTERISTIK MARSHALL DAN DEFORMASI PERMANEN CAED CSS-1. D4 thesis, Politeknik Negeri Jakarta.

[thumbnail of Judul, Bab I, dan Bab V] Text (Judul, Bab I, dan Bab V)
Judul, Bab I, dan Bab V.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Abstrak, BAB II - BAB IV, dan Lampiran] Text (Abstrak, BAB II - BAB IV, dan Lampiran)
Abstrak, BAB II - BAB IV.pdf
Restricted to Hanya Civitas Akademika PNJ

Download (3MB)

Abstrak

Campuran Aspal Emulsi Dingin (CAED) merupakan alternatif perkerasan ramah lingkungan, namun memiliki kelemahan stabilitas awal yang rendah dan rentan deformasi permanen pada suhu tinggi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh aditif Kling Beta LL terhadap karakteristik Marshall dan ketahanan deformasi permanen CAED AC-WC menggunakan pengikat emulsi CSS-1. Variasi kadar aditif yang digunakan adalah 0,0%, 0,3%, 0,5%, dan 0,7% pada uji Marshall, serta 0,0% dan 0,41% pada uji Hamburg Wheel Tracking Test (HWTT) dengan suhu pengujian 50°C. Hasil pengujian Marshall menunjukkan pengaruh yang fluktuatif, di mana nilai stabilitas dan Marshall Quotient (MQ) tertinggi dicapai pada kadar 0,3% sebesar 313,44 kg dan 170,48 kg/mm, sedangkan parameter kelelehan (flow) yang memenuhi standar hanya pada kadar 0,5% sebesar 2,55 mm. Di sisi lain, hasil pengujian HWTT menunjukkan bahwa penambahan aditif Kling Beta LL kadar 0,41% mampu meningkatkan daya tahan lintasan secara signifikan sebesar 39,56%, meningkat dari 1658 lintasan menjadi 2314 lintasan dibandingkan campuran tanpa aditif. Meskipun kedua variasi benda uji mengalami kegagalan struktural total dengan kedalaman alur (rut depth) akhir mencapai batas kritis alat sebesar 20,52 mm, karakteristik dinamis menunjukkan perbaikan performa yang nyata. Berdasarkan analisis komparatif grafik dan integrasi parameter Marshall serta ketahanan repetisi beban berulang HWTT tersebut, Kadar Aditif Optimum (KAdO) Kling Beta LL ditetapkan sebesar 0,41%. Kesimpulannya, penggunaan aditif Kling Beta LL pada kadar optimum 0,41% terbukti efektif meningkatkan ketahanan terhadap kerusakan alur (rutting) sebagai bagian dari deformasi permanen serta menunda laju kerusakan pada campuran dingin AC-WC.

Tipe Dokumen: Thesis / Skripsi / Tugas Akhir (D4)
Subjek: 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 620 Ilmu teknik dan ilmu yang berkaitan > 624 Teknik sipil
Bidang, Unit, atau Jurusan Yang Ditujukan: Teknik Sipil > Teknik Perancangan Jalan dan Jembatan D4
User ID Pengunggah: Muhamad Fadly Suhariyanto
Date Deposited: 28 Jul 2026 08:48
Last Modified: 28 Jul 2026 08:48
URI: https://repository.pnj.ac.id/id/eprint/40336

Actions (login required)

View Item
View Item