Perbandingan Kualitas Self Compacting Concrete (SCC) Pada Lingkungan yang Terpapar Air Garam Menggunakan Ground Granulated Blast Furnace Slag (GGBFS) dan Fly Ash Sebagai Bahan Substitusi Semen

2201421005, Anisa Maha Dewi (2026) Perbandingan Kualitas Self Compacting Concrete (SCC) Pada Lingkungan yang Terpapar Air Garam Menggunakan Ground Granulated Blast Furnace Slag (GGBFS) dan Fly Ash Sebagai Bahan Substitusi Semen. D4 thesis, Politeknik Negeri Jakarta.

[thumbnail of Judul, Bab I dan Bab V] Text (Judul, Bab I dan Bab V)
Judul, Bab I dan Bab V_Anisa Maha Dewi.pdf

Download (872kB)
[thumbnail of Abstrak, Bab II - Bab IV, Lampiran] Text (Abstrak, Bab II - Bab IV, Lampiran)
Abstrak, Bab II - Bab IV, Lampiran_Anisa Maha Dewi.pdf
Restricted to Hanya Civitas Akademika PNJ

Download (10MB)

Abstrak

Pembangunan infrastruktur di wilayah pesisir memerlukan beton yang memiliki ketahanan tinggi terhadap lingkungan yang mengandung garam karena penetrasi ion klorida dan sulfat dapat mempercepat penurunan mutu beton. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan Ground Granulated Blast Furnace Slag (GGBFS) dan fly ash sebagai substitusi semen berpotensi meningkatkan durabilitas beton sekaligus mengurangi penggunaan semen. Penelitian ini bertujuan membandingkan kualitas Self Compacting Concrete (SCC) dengan substitusi 40% GGBFS dan 40% fly ash pada lingkungan yang terpapar air garam. Penelitian dilakukan menggunakan metode eksperimen dengan pengumpulan data melalui pengujian laboratorium terhadap beton normal, SCC 40% fly ash, dan SCC 40% GGBFS. Benda uji berbentuk silinder berdiameter 150 mm dan tinggi 300 mm direndam dalam larutan air garam berkonsentrasi 3,5%. Pengujian meliputi karakteristik beton segar berdasarkan standar EFNARC melalui slump flow T50 dan l-Box, serta sifat mekanis berupa kuat tekan, kuat tarik belah, modulus elastisitas, dan perubahan berat beton pada umur 7, 14, dan 26 hari. Hasil penelitian menunjukkan seluruh campuran memenuhi persyaratan SCC. Substitusi 40% GGBFS memberikan performa terbaik dengan kuat tekan 46,03 MPa dan modulus elastisitas 28.146,83 MPa pada umur 26 hari, sehingga lebih efektif meningkatkan kinerja mekanis dan ketahanan beton dibandingkan fly ash maupun beton normal pada lingkungan yang terpapar air garam.

Tipe Dokumen: Thesis / Skripsi / Tugas Akhir (D4)
Subjek: 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 620 Ilmu teknik dan ilmu yang berkaitan > 624 Teknik sipil
Bidang, Unit, atau Jurusan Yang Ditujukan: Teknik Sipil > Konstruksi Gedung D4
User ID Pengunggah: Anisa Maha Dewi
Date Deposited: 24 Jul 2026 04:21
Last Modified: 24 Jul 2026 04:21
URI: https://repository.pnj.ac.id/id/eprint/40074

Actions (login required)

View Item
View Item