PENGARUH PERUBAHAN TATA GUNA LAHAN TERHADAP TINGGI MUKA AIR DAN KAPASITAS KALI BEKASI DENGAN PEMODELAN HIDRAULIK

2201411031, Putrie Annisa Jehan (2026) PENGARUH PERUBAHAN TATA GUNA LAHAN TERHADAP TINGGI MUKA AIR DAN KAPASITAS KALI BEKASI DENGAN PEMODELAN HIDRAULIK. D4 thesis, Politeknik Negeri Jakarta.

[thumbnail of Judul, Bab I dan Bab V] Text (Judul, Bab I dan Bab V)
PUTRIE ANNISSA JEHAN_Skripsi_Rev1_file pertama.pdf

Download (931kB)
[thumbnail of Abstrak, Bab II - Bab IV, Lampiran] Text (Abstrak, Bab II - Bab IV, Lampiran)
PUTRIE ANNISSA JEHAN_Skripsi_Rev1_file kedua.pdf
Restricted to Hanya Civitas Akademika PNJ

Download (10MB)

Abstrak

Perubahan penggunaan lahan akibat perkembangan kawasan perkotaan dapat meningkatkan limpasan permukaan yang berdampak pada kenaikan tinggi muka air sungai dan potensi terjadinya banjir. Kali Bekasi merupakan salah satu sungai yang berpotensi mengalami peningkatan risiko banjir akibat perubahan penggunaan lahan serta keterbatasan kapasitas penampang sungai dalam mengalirkan debit banjir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan penggunaan lahan tahun 2018 dan 2025, menganalisis perubahan tinggi muka air Kali Bekasi, serta mengevaluasi efektivitas skenario normalisasi sungai sebagai upaya pengendalian banjir. Analisis perubahan penggunaan lahan dilakukan menggunakan data citra Sentinel-2 yang diolah menggunakan perangkat lunak ArcGIS. Analisis hidraulika dilakukan menggunakan perangkat lunak HEC-RAS dengan memanfaatkan data geometri sungai, penampang melintang, serta debit terukur dari Automatic Water Level Recorder (AWLR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan penggunaan lahan selama periode 2018–2025 ditandai dengan peningkatan lahan terbangun dan penurunan area vegetasi yang berkontribusi terhadap kenaikan tinggi muka air sungai. Hasil analisisi tinggi muka air taun 2018 dan 2025 menunjukkan kenaikan tinggi muka air sebesar 1,67 m. Simulasi kondisi eksisting menunjukkan terjadinya luapan pada penampang sungai sehingga diperlukan Upaya penanganan. Skenario normalisasi dengan kombinasi pengerukan sungai sedalam 2 m dan peninggian tanggul setinggi 1 m memberikan hasil paling optimal karena mampu menghilangkan seluruh luapan dengan perubahan dimensi sungai yang lebih moderat. Oleh karena itu, skenario kombinasi direkomendasikan sebagai alternatif normalisasi yang paling efektif pada wilayah penelitian.

Tipe Dokumen: Thesis / Skripsi / Tugas Akhir (D4)
Subjek: 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 620 Ilmu teknik dan ilmu yang berkaitan > 624 Teknik sipil
Bidang, Unit, atau Jurusan Yang Ditujukan: Teknik Sipil > Teknik Perancangan Jalan dan Jembatan D4
User ID Pengunggah: Putrie Annisa Jehan
Date Deposited: 25 Jul 2026 08:08
Last Modified: 25 Jul 2026 08:08
URI: https://repository.pnj.ac.id/id/eprint/39328

Actions (login required)

View Item
View Item