2206311030, Muhamad Ghazi (2026) PEMANFAATAN LIMBAH BONGGOL JAGUNG SEBAGAI BAHAN BAKU COVER BUKU BERDASARKAN PENGARUH KONSENTRASI NAOH TERHADAP SIFAT FISIK DAN MEKANIK. D4 thesis, Politeknik Negeri Jakarta.
Halaman Identitas Skripsi.pdf
Download (3MB)
BAB 2 - BAB 4.pdf
Restricted to Hanya Civitas Akademika PNJ
Download (1MB) | Request a copy
Abstrak
ABSTRAK
Tingginya konsumsi kertas turut memicu deforestasi hutan, mengingat sekitar 65-97 juta pohon ditebang setiap tahun untuk industri kertas nasional, sehingga diperlukan bahan baku alternatif yang ramah lingkungan. Bonggol jagung (Zea mays), limbah lignoselulosa dengan kandungan selulosa 45%, hemiselulosa 34%, dan lignin 15%, berpotensi diolah menjadi kertas cover buku. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi konsentrasi NaOH (5% dan 7%) dalam proses delignifikasi soda serta penambahan serat bantuan HVS bekas (0%, 5%, dan 10%) terhadap sifat fisik dan mekanik kertas yang dihasilkan. Metode eksperimental laboratorium meliputi pemasakan bonggol jagung pada suhu 80°C selama 60 menit dengan rasio bahan baku terhadap larutan pemasak 1:10, pencucian, penghalusan serat, pencampuran dengan HVS, perekat PVAc 20%, dan NaCl 1%, pencetakan lembaran, hingga pengeringan. Karakteristik kertas diuji pada lima parameter, yaitu ketebalan (ISO 534), gramatur (ISO 536), kuat tarik (ISO 1924), dan daya serap air (metode adaptasi water drop penetration time), dengan pembanding standar SNI 14-0588:2005. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari enam formulasi (G1-G6), kombinasi NaOH 5% dengan HVS 10% (G1) menghasilkan karakteristik terbaik, dengan ketebalan 0,8395 mm, gramatur 311,34 g/m², dan kuat tarik 33,40 N (2,2267 N/mm). Sebaliknya, NaOH 7% memicu over-cooking yang menurunkan seluruh parameter fisik dan mekanik, dengan kuat tarik terendah 11,10 N pada sampel G6 (NaOH 7% + HVS 0%). Menariknya, pada daya serap air ditemukan pola berkebalikan: G6 justru memiliki ketahanan air tertinggi (8,73 detik), sedangkan G5 (NaOH 7% + HVS 5%) tercepat menyerap air (1,12 detik) akibat sifat serat HVS yang hidrofilik, sementara G1 hanya moderat (2,47 detik). Secara keseluruhan, formulasi G1 unggul pada empat dari lima parameter dan mendekati kriteria SNI 14-0588:2005, sehingga dapat diposisikan sebagai board cover buku non-coated kelas menengah, meski aspek daya serap air masih memerlukan penyempurnaan lebih lanjut melalui sizing agent atau coating. Penelitian ini membuktikan bahwa limbah bonggol jagung berpotensi kuat sebagai bahan baku alternatif kertas cover buku yang ramah lingkungan.
Kata Kunci: Bonggol Jagung, Cover Buku, Delignifikasi Soda, Natrium Hidroksida, Sifat Fisik dan Mekanik, Daya Serap Air.
| Tipe Dokumen: | Thesis / Skripsi / Tugas Akhir (D4) |
|---|---|
| Subjek: | 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 670 Manufaktur, pabrik-pabrik > 676 Teknologi bubur kertas dan kertas |
| Bidang, Unit, atau Jurusan Yang Ditujukan: | Teknik Grafika dan Penerbitan > Teknologi Rekayasa Cetak dan Grafis 3 Dimensi D4 |
| User ID Pengunggah: | Muhamad Ghazi |
| Date Deposited: | 17 Jul 2026 09:33 |
| Last Modified: | 17 Jul 2026 09:37 |
| URI: | https://repository.pnj.ac.id/id/eprint/38937 |

