2206311038, Dava Ramadhan Putra (2026) REDESAIN KEMASAN PRODUK PEMPEK MENGGUNAKAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (QFD). D4 thesis, Politeknik Negeri Jakarta.
identitas diri Skripsi_compressed.pdf
Download (1MB)
Isi Skripsi_compressed.pdf
Restricted to Hanya Civitas Akademika PNJ
Download (697kB)
Abstrak
Kemasan merupakan salah satu elemen penting dalam pemasaran produk pangan karena berfungsi melindungi produk, menjaga keamanan pangan, serta meningkatkan daya tarik dan nilai jual produk. UMKM Pempek Bu Titin masih menggunakan kemasan primer berbahan styrofoam yang memiliki keterbatasan dari aspek keamanan pangan, fungsi, identitas merek, dan keberlanjutan lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kebutuhan dan harapan konsumen (Voice of Customer), menentukan prioritas karakteristik teknis menggunakan metode Quality Function Deployment (QFD) melalui House of Quality (HoQ), serta merancang prototype kemasan primer yang sesuai dengan kebutuhan konsumen sebagai alternatif pengganti styrofoam.Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, studi literatur, dan penyebaran kuesioner kepada 50 responden. Data dianalisis menggunakan metode QFD yang diawali dengan identifikasi Voice of Customer, penyusunan Planning Matrix, dan House of Quality untuk menentukan prioritas karakteristik teknis. Selanjutnya, prototype kemasan dievaluasi menggunakan pendekatan User-Centered Design terhadap 30 responden melalui analisis deskriptif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa diperoleh 18 atribut kebutuhan konsumen yang meliputi aspek keamanan pangan, fungsi kemasan, kemudahan penggunaan, daya tarik visual, kelengkapan informasi produk, dan ramah lingkungan. Analisis House of Quality menghasilkan prioritas karakteristik teknis berupa penggunaan paper rice bowl berbahan food grade, sistem penutup yang rapat, pemisahan wadah cuko, penambahan segel keamanan, penyempurnaan desain visual, penyajian informasi produk yang lengkap, serta penggunaan material yang lebih ramah lingkungan. Prototype yang dihasilkan menggunakan paper rice bowl berkapasitas 650 mL dengan tutup transparan, wadah cuko terpisah, serta identitas merek dan informasi produk yang lebih lengkap. Hasil evaluasi menunjukkan seluruh atribut memperoleh nilai rata-rata di atas 4,21 dengan kategori Sangat Setuju, sehingga prototype dinilai mampu memenuhi kebutuhan dan harapan konsumen. Dengan demikian, metode Quality Function Deployment (QFD) efektif digunakan untuk menerjemahkan kebutuhan konsumen ke dalam karakteristik teknis sehingga menghasilkan prototype kemasan yang layak direkomendasikan sebagai alternatif pengembangan kemasan primer UMKM Pempek Bu Titin.
| Tipe Dokumen: | Thesis / Skripsi / Tugas Akhir (D4) |
|---|---|
| Kata Kunci Uncontrolled: | Kata kunci: Quality Function Deployment, House of Quality, Voice of Customer, kemasan pangan, prototype kemasan, UMKM. |
| Subjek: | 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 680 Manufaktur untuk penggunaan khusus > 686 Produksi percetakan dan aktivitas terkait 700 - Seni dan Rekreasi > 760 Pembuatan cetakan dan seni cetak > 769 Seni percetakan |
| Bidang, Unit, atau Jurusan Yang Ditujukan: | Teknik Grafika dan Penerbitan > Teknologi Rekayasa Cetak dan Grafis 3 Dimensi D4 |
| User ID Pengunggah: | Dava Putra |
| Date Deposited: | 17 Jul 2026 09:43 |
| Last Modified: | 17 Jul 2026 09:43 |
| URI: | https://repository.pnj.ac.id/id/eprint/38933 |

