UPAYA PENINGKATAN KINERJA MESIN PRINTING ROTOGRAVURE MENGGUNAKAN TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE (TPM) DENGAN METODE OEE DAN FMEA

2206411039, Seffiana Nurwahyuni (2026) UPAYA PENINGKATAN KINERJA MESIN PRINTING ROTOGRAVURE MENGGUNAKAN TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE (TPM) DENGAN METODE OEE DAN FMEA. D4 thesis, Politeknik Negeri Jakarta.

[thumbnail of Judul, Pendahuluan, dan Penutup] Text (Judul, Pendahuluan, dan Penutup)
Halaman Identitas_Bab 1 & Bab 5_Lampiran_Seffiana Nurwahyuni.pdf

Download (3MB)
[thumbnail of Isi Bab 2 s/d Bab 4] Text (Isi Bab 2 s/d Bab 4)
Isi Skripsi Bab 2 - Bab 4_Seffiana Nurwahyuni.pdf
Restricted to Hanya Civitas Akademika PNJ

Download (2MB)

Abstrak

Industri flexible packaging memiliki peran penting sebagi penggerak ekonomi, sehingga keandalan mesin menjadi faktor utama dalam menunjang produktivitas dan pencapaian target produksi. PT Z merupakan perusahaan manufaktur yang memproduksi kemasan farmasi berbahan aluminium foil
menggunakan mesin printing rotogravure. Permasalahan yang dihadapi perusahaan adalah tingginya downtime mesin yang mencapai 156.234 menit dari operation time sebesar 185.846 menit selama periode Januari–Desember 2025, sehingga target produksi tahunan sebesar 24.000.000 meter hanya terealisasi 16.772.840 meter atau 69,89%. Penelitian ini bertujuan mengukur efektivitas kinerja mesin menggunakan
metode Overall Equipment Effectiveness (OEE), mengidentifikasi jenis kerugian dominan berdasarkan Six Big Losses, serta menyusun usulan perbaikan menggunakan pendekatan Total Productive Maintenance (TPM) berdasarkan hasil Failure Mode and Effects Analysis (FMEA). Penelitian dilakukan melalui observasi, wawancara, serta pengumpulan data historis perusahaan berupa data produksi, downtime, working time, loading time, operation time, dan produk cacat
selama periode Januari–Desember 2025. Data dianalisis menggunakan metode OEE, Six Big Losses, diagram Pareto, Fishbone, dan FMEA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata OEE mesin printing rotogravure sebesar
27,72%, masih berada di bawah standar Japan Institute of Plant Maintenance (JIPM) sebesar 85%, sehingga efektivitas mesin belum optimal. Analisis Six Big Losses menunjukkan bahwa Equipment Failure Losses sebesar 97.839 menit
(39,72%) dan Reduced Speed Losses sebesar 85.209 menit (34,59%). Berdasarkan analisis Fishbone dan FMEA, prioritas perbaikan difokuskan pada penerapan pilar Planned Maintenance melalui penerapan checksheet preventive maintenance untuk mengurangi downtime, meningkatkan keandalan mesin, serta mendukung peningkatan nilai OEE secara berkelanjutan.
Kata kunci: printing rotogravure, total productive maintenance (tpm), overall equipment effectiveness (OEE), six big losses, failure mode and effects analysis (fmea)

Tipe Dokumen: Thesis / Skripsi / Tugas Akhir (D4)
Subjek: 000 - Komputer, Informasi dan Referensi Umum > 000 Ilmu komputer, ilmu pengetahuan dan sistem-sistem > 001 Ilmu pengetahuan
600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 600 Teknologi (ilmu terapan) > 600 Teknologi
600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 670 Manufaktur, pabrik-pabrik > 670 Manufaktur, pabrik-pabrik
600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 680 Manufaktur untuk penggunaan khusus > 686 Produksi percetakan dan aktivitas terkait
Bidang, Unit, atau Jurusan Yang Ditujukan: Teknik Grafika dan Penerbitan > Teknologi Industri Cetak Kemasan D4
User ID Pengunggah: Seffiana Nurwahyuni
Date Deposited: 17 Jul 2026 06:12
Last Modified: 17 Jul 2026 06:12
URI: https://repository.pnj.ac.id/id/eprint/38802

Actions (login required)

View Item
View Item