2301321064, ARIQ PRADHANA BASTIAN (2026) EVALUASI KAPASITAS SALURAN DRAINASE TERHADAP DEBIT LIMPASAN HUJAN STUDI KASUS : JALAN RAYA PASAR MINGGU. D3 thesis, Politeknik Negeri Jakarta.
(Judul, Bab I dan Bab V ).pdf
Download (1MB)
(Abstrak, Bab II - IV, Lampiran ).pdf
Restricted to Hanya Civitas Akademika PNJ
Download (8MB)
Abstrak
Jalan Raya Pasar Minggu merupakan ruas arteri penting di Jakarta Selatan dengan volume lalu lintas harian rata-rata ±46.308 kendaraan per hari. Kawasan ini secara rutin mengalami genangan akibat hujan, yang mengindikasikan adanya permasalahan pada kapasitas sistem drainase eksisting. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kapasitas saluran drainase terhadap debit limpasan hujan rencana menggunakan simulasi EPA SWMM 5.2. Data curah hujan harian maksimum selama 20 tahun (2006–2025) dari Stasiun Cawang, Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC), dianalisis menggunakan distribusi Log Pearson III yang terpilih berdasarkan uji Chi-Square (χ² = 4 < χ²kritis = 5,991). Curah hujan rencana periode ulang 10 tahun diperoleh sebesar 198,560 mm dan intensitas hujan sebesar 68,837 mm/jam berdasarkan rumus Mononobe dengan waktu konsentrasi 1 jam. Evaluasi dilakukan pada tiga saluran U-Ditch beton tertutup 600×700 mm (n = 0,013), yaitu A1 (panjang 315,99 m), A2 (563,50 m), dan A3 (193,04 m), yang semuanya bermuara ke Kali Baru Barat. Hasil simulasi pada kondisi eksisting menunjukkan bahwa saluran A1 mengalami luapan pada Junction J6 dengan debit puncak 0,042 m³/detik selama 0,85 jam, dan saluran A2 mengalami luapan pada empat titik kritis (J19–J22), dengan debit luapan terbesar pada J19 sebesar 0,147 m³/detik dan volume genangan 0,443 × 10⁶ liter selama 0,92 jam. Saluran A3 tidak mengalami luapan dan dinyatakan dalam kondisi baik. Rekomendasi modifikasi elevasi dasar saluran dilakukan melalui pendekatan trial and error: pada saluran A1, elevasi J3 dinaikkan menjadi 36,540 m dan J7 diturunkan menjadi 35,300 m; pada saluran A2, elevasi 10 nodes (J18–O27) diturunkan secara bertahap. Setelah modifikasi, seluruh titik luapan berhasil diatasi dengan kedalaman muka air maksimum J7 pada A1 sebesar 0,50 m dan J25 pada A2 sebesar 0,60 m, keduanya di bawah tinggi saluran 0,70 m.
| Tipe Dokumen: | Thesis / Skripsi / Tugas Akhir (D3) |
|---|---|
| Subjek: | 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 620 Ilmu teknik dan ilmu yang berkaitan > 624 Teknik sipil |
| Bidang, Unit, atau Jurusan Yang Ditujukan: | Teknik Sipil > Konstruksi Sipil D3 |
| User ID Pengunggah: | Ariq Pradhana Bastian |
| Date Deposited: | 18 Jul 2026 04:08 |
| Last Modified: | 18 Jul 2026 04:08 |
| URI: | https://repository.pnj.ac.id/id/eprint/38702 |

