2206411035, Ardy Surya Wijayanto (2026) ANALISIS EFEKTIVITAS MESIN CETAK OFFSET CD 102 MENGGUNAKAN METODE OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE) DI PT X. D4 thesis, Politeknik Negeri Jakarta.
BAB1&5_Ardy Surya Wijayanto.pdf
Download (5MB)
BAB 2-4_Ardy Surya Wijayanto.pdf
Restricted to Hanya Civitas Akademika PNJ
Download (2MB) | Request a copy
Abstrak
Peningkatan permintaan produk Fast-Moving Consumer Goods (FMCG) menyebabkan perusahaan manufaktur kemasan folding box menghadapi tantangan operasional untuk mempertahankan kelancaran alur produksi, terutama pada tahap cetak yang sangat menentukan tercapainya pemenuhan pesanan. Oleh karena itu, penelitian ini berfokus pada mesin cetak offset Speedmaster CD 102 di lini produksi folding box PT X sebagai objek penelitian, yang saat ini menghadapi masalah tingginya downtime operasional hingga mencapai 127.010 menit atau sekitar 46% dari total ketersediaan waktu mesin terbuang tanpa menghasilkan output. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur nilai efektivitas operasional, menganalisis faktor kerugian dominan, serta menyusun usulan perbaikan untuk meminimalkan hambatan dan meningkatkan produktivitas mesin. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi pengukuran Overall Equipment Effectiveness (OEE), analisis Six Big Losses, penentuan prioritas masalah dengan Diagram Pareto, pencarian akar masalah melalui 5 Whys Analysis, dan perumusan solusi berbasis pendekatan Kaizen. Data yang digunakan terdiri dari data sekunder operasional mesin dan observasi primer selama periode Mei sampai dengan bulan November 2025 dengan total waktu kerja 278.395 menit dan total output mencapai 16.487.386 lembar (sheet), hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata nilai OEE mesin sangat rendah di angka 25,38% akibat rendahnya Availability Rate (51,15%) dan Performance Rate (49,95%). Berdasarkan analisis Pareto, kerugian utama mesin secara kumulatif didominasi oleh Set Up and Adjustment Losses (59,66%) dan Reduced Speed Losses (34,06%) yang berakar dari tidak adanya standar operasional baku dan kurangnya perawatan. Guna menekan kerugian tersebut, usulan perbaikan yang diberikan meliputi penambahan Standar Instruksi Kerja (IK) spesifik untuk pencucian rol, implementasi checklist verifikasi pra-cetak, revisi IK pembersihan unit coating, penjadwalan preventive maintenance, penerapan SOP kalibrasi harian pada alat ukur warna, implementasi budaya kerja 5S secara ketat, serta pembuatan SOP panduan kurva kompensasi penyesuaian keseimbangan air-tinta (ink-water balance) khusus untuk cetakan separasi gelap.
| Tipe Dokumen: | Thesis / Skripsi / Tugas Akhir (D4) |
|---|---|
| Subjek: | 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 670 Manufaktur, pabrik-pabrik > 670 Manufaktur, pabrik-pabrik 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 680 Manufaktur untuk penggunaan khusus > 680 Produksi untuk keperluan khusus 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 680 Manufaktur untuk penggunaan khusus > 686 Produksi percetakan dan aktivitas terkait |
| Bidang, Unit, atau Jurusan Yang Ditujukan: | Teknik Grafika dan Penerbitan > Teknologi Industri Cetak Kemasan D4 |
| User ID Pengunggah: | Ardy Surya |
| Date Deposited: | 20 Jul 2026 07:02 |
| Last Modified: | 20 Jul 2026 07:02 |
| URI: | https://repository.pnj.ac.id/id/eprint/38585 |

