2206411078, Nur Rahma Dini Apriani (2026) INTEGRASI THEMATIC ANALYSIS, FUZZY KANO, QUALITY FUCTION DEPLOYMENT DALAM PERANCANGAN KEMASAN JAJANAN LOKAL. D4 thesis, Politeknik Negeri Jakarta.
Halaman Identitas, Bab 1, Bab 5, Daftar Pustaka & Lampiran_Nur Rahma Dini Apriani.pdf
Download (3MB)
Isi Bab 2 - Bab 4_Nur Rahma Dini Apriani.pdf
Restricted to Hanya Civitas Akademika PNJ
Download (2MB)
Abstrak
Cireng menjadi salah satu jajanan lokal khas Jawa Barat yang banyak digemari masyarakat. UMKM Nineung dan Si Bojot telah dikenal luas melalui berbagai media sosial dan pemberitaan daring. Berdasarkan hasil wawancara, UMKM ini menjual cireng dengan konsep prasmanan dan memiliki kapasitas penjualan hingga 3.000 pcs per hari atau 11 hingga 23 persen lebih tinggi dibandingkan kompetitor serupa di Depok. UMKM ini juga berencana membuka dua cabang baru. Meskipun produknya diminati, kemasan yang digunakan saat ini belum memiliki identitas merek dan informasi produk yang memadai serta mendapat keluhan konsumen karena rembes terhadap minyak. Hasil survei terhadap 114 responden menunjukkan bahwa 65,8 persen responden menilai pengembangan kemasan sangat penting dilakukan. Penelitian ini bertujuan merancang kemasan Cireng Nineung dan Si Bojot sesuai preferensi konsumen menggunakan pendekatan Thematic Analysis (TA), Fuzzy Kano, dan Quality Function Deployment (QFD). Metode TA menghasilkan 30 atribut kebutuhan konsumen yang diekstraksi menjadi enam atribut utama yaitu tahan minyak, menarik, higienis, food grade, identitas merek, dan ekonomis. Seluruh atribut dinyatakan valid. Analisis Fuzzy Kano menghasilkan klasifikasi dan nilai User Requirement Importance (URI), yaitu tahan minyak (2,730), menarik (4,029), higienis (2,527), food grade (1,575), identitas merek (0,356), dan ekonomis (0,347). Metode QFD menerjemahkan kebutuhan pelanggan menjadi enam kebutuhan teknis dengan prioritas biaya produksi (101,91), material kemasan (89,694), bentuk kemasan (43,186), informasi produsen (41,807), ukuran kemasan optimal (39,384), dan fitur tutup (21,708). Berdasarkan hasil tersebut dirancang kemasan menggunakan material kraft paper dan aluminium foil, desain playful berupa kombinasi ilustrasi dan foto, pencantuman informasi melalui indirect printing, ukuran optimal 12 kali 7 kali 23 cm, serta estimasi biaya produksi Rp1.750 per unit. Evaluasi benchmarking terhadap kemasan kompetitor menggunakan penilaian 43 responden menunjukkan atribut tahan minyak memperoleh rating 5, menarik 5, higienis 5, food grade 5, identitas merek 5, dan ekonomis 4. Secara keseluruhan, rancangan kemasan lebih unggul dibandingkan kemasan kompetitor. Kemasan yang dirancang tetap layak diimplementasikan karena memberikan kualitas material dan fungsi yang lebih baik sesuai kebutuhan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk merancang kemasan Cireng Nineung dan Si Bojot berdasarkan kebutuhan dan preferensi konsumen serta menghasilkan rekomendasi yang dapat menjadi referensi bagi UMKM dalam pengembangan kemasan produk.
Kata Kunci : cireng, pengembangan kemasan, thematic analysis, fuzzy kano, quality function deployment (qfd)
| Tipe Dokumen: | Thesis / Skripsi / Tugas Akhir (D4) |
|---|---|
| Subjek: | 000 - Komputer, Informasi dan Referensi Umum > 000 Ilmu komputer, ilmu pengetahuan dan sistem-sistem > 001 Ilmu pengetahuan |
| Bidang, Unit, atau Jurusan Yang Ditujukan: | Teknik Grafika dan Penerbitan > Teknologi Industri Cetak Kemasan D4 |
| User ID Pengunggah: | Nur Rahma Dini Apriani |
| Date Deposited: | 16 Jul 2026 04:00 |
| Last Modified: | 16 Jul 2026 04:00 |
| URI: | https://repository.pnj.ac.id/id/eprint/38578 |

