ANALISIS EFEKTIVITAS MESIN CETAK OFFSET HEIDELBERG CD 102 MENGGUNAKAN METODE OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE) DI PT XYZ

2206411011, Abigail Octavia Situmorang (2026) ANALISIS EFEKTIVITAS MESIN CETAK OFFSET HEIDELBERG CD 102 MENGGUNAKAN METODE OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE) DI PT XYZ. Lainnya thesis, Politeknik Negeri Jakarta.

[thumbnail of Halaman Identitas Dokumen Skripsi] Text (Halaman Identitas Dokumen Skripsi)
Abigail Octavia Situmorang_Halaman Identitas Skripsi.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB 2 s/d BAB 4 Isi Skripsi] Text (BAB 2 s/d BAB 4 Isi Skripsi)
Abigail Octavia Situmorang_Isi (Bab II-Bab IV).pdf
Restricted to Hanya Civitas Akademika PNJ

Download (1MB)

Abstrak

PT XYZ merupakan perusahaan yang bergerak di bidang percetakan dan kemasan yang memanfaatkan mesin cetak offset Heidelberg CD 102 sebagai salah satu mesin utama dalam proses produksi. Tingginya intensitas penggunaan mesin menyebabkan berbagai gangguan operasional yang berdampak terhadap rendahnya efektivitas proses produksi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat efektivitas mesin menggunakan metode Overall Equipment Effectiveness, mengidentifikasi jenis kerugian yang paling dominan melalui analisis Six Big Losses dan Diagram Pareto, serta menentukan akar penyebab permasalahan menggunakan Diagram Fishbone dan menyusun usulan perbaikan melalui pendekatan 5W+1H. Data penelitian diperoleh dari hasil observasi, wawancara, serta data historis produksi mesin Heidelberg CD 102 selama periode pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata Availability Rate sebesar 75%, Performance Rate sebesar 16%, dan Quality Rate sebesar 98%, sehingga menghasilkan nilai rata-rata Overall Equipment Effectiveness sebesar 12%, yang masih berada jauh di bawah standar Japan Institute of Plant Maintenance (JIPM) sebesar 85%. Hasil analisis Six Big Losses menunjukkan bahwa kerugian terbesar berasal dari Reduced Speed Losses sebesar 62,1%, diikuti Equipment Failure Losses sebesar 18,2%, Idling and Minor Stoppages Losses sebesar 6,5%, Reduced Yield Losses sebesar 0,2%, sedangkan Setup and Adjustment Losses dan Process Defect Losses tidak ditemukan selama periode penelitian. Berdasarkan analisis Diagram Pareto, sebagian besar kerugian dipengaruhi oleh Reduced Speed Losses dan Equipment Failure Losses. Analisis menggunakan Diagram Fishbone menunjukkan bahwa penyebab utama Reduced Speed Losses dan Equipment Failure Losses berasal dari keausan komponen mesin, belum optimalnya kegiatan pemeliharaan dan inspeksi berkala, gangguan pada sistem pencetakan. Melalui pendekatan 5W+1H dirumuskan usulan perbaikan berupa penerapan Preventive maintenance , penggunaan check sheet pemeliharaan.
Kata kunci: Overall Equipment Effectiveness (OEE), Six Big Losses, Heidelberg CD 102, Diagram Fishbone, 5W+1H.

Tipe Dokumen: Thesis / Skripsi / Tugas Akhir (Lainnya)
Subjek: 000 - Komputer, Informasi dan Referensi Umum > 000 Ilmu komputer, ilmu pengetahuan dan sistem-sistem > 001 Ilmu pengetahuan
Bidang, Unit, atau Jurusan Yang Ditujukan: Teknik Grafika dan Penerbitan > Teknologi Industri Cetak Kemasan D4
User ID Pengunggah: Abigail Octavia Situmorang
Date Deposited: 16 Jul 2026 04:13
Last Modified: 16 Jul 2026 04:13
URI: https://repository.pnj.ac.id/id/eprint/38571

Actions (login required)

View Item
View Item