PENERAPAN TEKNIK PENERJEMAHAN PADA PENERJEMAHAN DOKUMEN KONTRAK PEMAIN DI MINISOCCER SUPER LEAGUE LIGA 1 OLEH PT PROMOTOR OLAHRAGA INDONESIA

2208411012, Muhamad Erlangga Septyan (2025) PENERAPAN TEKNIK PENERJEMAHAN PADA PENERJEMAHAN DOKUMEN KONTRAK PEMAIN DI MINISOCCER SUPER LEAGUE LIGA 1 OLEH PT PROMOTOR OLAHRAGA INDONESIA. [Laporan Kampus Merdeka]

[thumbnail of BAB 1 & 4 SMT 7.pdf] Text
BAB 1 & 4 SMT 7.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB 2 & 3] Text
BAB 2 & 3
Restricted to Hanya Civitas Akademika PNJ

Download (1MB) | Request a copy
[thumbnail of CHAP 1 & 4.pdf] Text
CHAP 1 & 4.pdf

Download (4MB)
[thumbnail of CHAP 2 & 3.pdf] Text
CHAP 2 & 3.pdf
Restricted to Hanya Civitas Akademika PNJ

Download (776kB) | Request a copy

Abstrak

Penerjemahan adalah keterampilan penting dalam berbagai bidang profesional,
terutama ketika dokumen yang diterjemahkan memiliki tujuan administratif, legal,
atau operasional yang memengaruhi hubungan antarpihak. Sebagai jenis olahraga
yang sedang berkembang di Indonesia, minisoccer membutuhkan banyak dokumen
resmi, termasuk kontrak pemain, regulasi kompetisi, dan dokumen administratif
lainnya. Dalam situasi seperti ini, penerjemahan adalah sarana strategis yang
memungkinkan informasi legal dan teknis dipahami secara akurat dalam dua
bahasa. Penerjemahan, menurut Newmark (1988), adalah proses mengalihkan
makna dari satu teks ke teks lain dengan mempertahankan tujuan penulis, konteks,
dan fungsi komunikatif semaksimal mungkin. Menurut pernyataan ini,
penerjemahan bukan hanya mengubah kata-kata tetapi juga mengubah makna
secara keseluruhan. Pendapat ini menunjukkan bahwa penerjemahan adalah proses
yang rumit, terutama ketika dokumen hukum seperti kontrak pemain
diterjemahkan.
PT Promotor Olahraga Indonesia (PT POI) merupakan perusahaan yang bergerak
di bidang penyelenggaraan event olahraga, Salah satu event tersebut adalah
Minisoccer Super League (MSL) Liga 1, sebuah kompetisi resmi yang
mempertemukan klub minisoccer dari berbagai wilayah. Untuk menjalankan liga,
PT POI dan klub peserta membutuhkan banyak dokumen legal, terutama kontrak
pemain, yang mengatur hak dan kewajiban, insentif, dan disiplin selama kompetisi
berlangsung.
Pemilihan PT POI sebagai lokasi magang didasarkan pada beberapa pertimbangan.
Sebelum mengajukan permohonan magang, penulis telah mengetahui bahwa PT
POI merupakan perusahaan penyelenggara event olahraga yang secara aktif menangani berbagai dokumen administratif dan legal yang memerlukan proses
penerjemahan, khususnya dalam konteks penyelenggaraan liga minisoccer. Adanya
kebutuhan penerjemahan tersebut menjadi alasan utama penulis memilih PT POI
sebagai tempat pelaksanaan PKL. Selain itu, industri olahraga, khususnya
minisoccer, merupakan sektor yang sedang berkembang di Indonesia, sehingga
memberikan peluang bagi mahasiswa program studi bahasa Inggris untuk terlibat
langsung dalam aktivitas profesional yang membutuhkan keterampilan kebahasaan.
PT POI secara rutin menangani dokumen legal, seperti kontrak pemain dan
dokumen administratif kompetisi yang menjadikan perusahaan ini sebagai
lingkungan belajar yang relevan untuk pengembangan kompetensi penerjemahan,
terutama penerjemahan dokumen hukum dan kontrak. Kombinasi antara kebutuhan
penerjemahan, dan konteks profesional inilah yang menjadikan PT POI sebagai
pilihan relevan sebagai lokasi magang bagi penulis.
Kontrak pemain sendiri adalah dokumen administratif legal yang memiliki
konsekuensi hukum. Bahasa yang digunakan biasanya berstruktur formal, penuh
dengan terminologi hukum, dan mencakup peraturan detail tentang hubungan kerja
antara pemain dan klub. Hal ini membuat penerjemahan kontrak menjadi tugas
yang membutuhkan akurasi dan presisi tinggi. Hak, kewajiban, atau proses
penyelesaian sengketa dapat dipengaruhi oleh interpretasi yang berbeda yang dapat
dihasilkan dari kesalahan dalam memilih istilah, padanan hukum, atau struktur
kalimat. Oleh karena itu, dokumen jenis ini adalah sumber yang ideal untuk
menggunakan metode penerjemahan profesional.
Sebagai mahasiswa Program Studi Bahasa Inggris yang mengikuti Praktik Kerja
Lapangan (PKL) di PT Promotor Olahraga Indonesia, penulis memiliki kesempatan
untuk mempelajari dokumen kontrak pemain secara langsung dan
menerjemahkannya ke dalam bahasa Inggris. Dengan bantuan pengalaman ini,
penulis dapat menerapkan teori penerjemahan yang diajarkan di kelas, termasuk
metode dan tahapan proses penerjemahan. Selain itu, proses ini menunjukkan cara
industri olahraga menggunakan terjemahan sebagai bagian dari pengelolaan
dokumen resmi.Penyusunan laporan ini dilakukan sebagai bentuk pertanggungjawaban akademik
dari kegiatan PKL dan sebagai dokumentasi yang menunjukkan bagaimana teori
penerjemahan dapat diimplementasikan dalam konteks industri olahraga. Laporan
ini juga ditujukan untuk memberikan gambaran bagi mahasiswa dan pembaca
umum mengenai pentingnya penerjemahan profesional dalam mendukung
integritas dokumen legal, khususnya dalam konteks organisasi olahraga minisoccer
yang terus berkembang di Indonesia.

Tipe Dokumen: Laporan Kampus Merdeka
Subjek: 400 – Bahasa (Bahasa Indonesia dikelas 499) > 420 Bahasa Inggris dan Inggris kuno > 428 Penggunaan bahasa Inggris baku (linguistik preskriptif)
Bidang, Unit, atau Jurusan Yang Ditujukan: BISPRO > Bahasa Inggris untuk Komunikasi Bisnis dan Profesional
User ID Pengunggah: D4 MUHAMAD ERLANGGA SEPTYAN
Date Deposited: 03 Aug 2026 07:58
Last Modified: 03 Aug 2026 07:58
URI: https://repository.pnj.ac.id/id/eprint/33900

Actions (login required)

View Item
View Item